SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

enerapan model pembelajaran peta pikiran (Mind map) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Geografi kelas VII D semester II di SMPN 17 Malang (Materi atmosfer dan hidrosfer)

Windha Puspa Yastama

Abstrak


Ketika dilakukan observasi pada tanggal 20 Januari 2009, metode pembelajaran IPS Geografi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran kelas VII D di SMP Negeri 17 Malang adalah ceramah, tanya jawab dan penugasan. Kegiatan siswa pada saat pembelajaran adalah mendengarkan penjelasan guru dan mencatat materi. Siswa tidak memiliki buku penunjang sehingga harus mencatat materi, hal itu menyebabkan siswa sering keluar kelas dan tidak mencatat materi karena capek mencatat materi yang banyak. Hasil belajar siswa juga rendah, rata-ratanya yaitu 54,5. Jumlah itu kurang dari standar ketuntasan minimal, SKM untuk mata pelajaran IPS Geografi di SMP Negeri 17 Malang sebesar 65. Hasil belajar tersebut perlu diperbaiki dengan menerapkan pembelajaran peta pikiran, karena peta pikiran merupakan teknik mencatat yang kreatif sehingga siswa mendapatkan pembelajaran yang berbeda dan catatan siswa lebih ringkas dan menarik.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran peta pikiran. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan April 2009. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII D yang berjumlah 38 siswa SMP Negeri 17 Malang. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, teknik pengumpulan data melalui tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan ke siklus 1 dan siklus 1 ke siklus 2. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra tindakan sebesar 54,5 pada siklus 1 meningkat menjadi 60,9 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 75,7. Ketuntasan belajar juga meningkat, pada siklus 1 sebesar 56% pada siklus 2 menjadi 82%.

Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran peta pikiran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran peta pikiran sebaiknya diterapkan oleh guru IPS Geografi karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sedangkan bagi siswa dapat dibiasakan menerapkan peta pikiran pada proses pembelajaran atau saat belajar di rumah untuk meningkatkan pemahaman dan daya ingat terhadap materi pelajaran.