SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh metode pemberian tugas luar kelas (membuat peta pikiran (mind map) terhadap hasil belajar geografi siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Malang

Yunita Istikomah

Abstrak


Manusia dalam hidupnya selalu berpikir. Namun, pikiran manusia memiliki kelemahan yaitu kurang mampu mengingat sesuatu secara detil dalam waktu lama. Oleh sebab itu, tanpa mencatat atau mengulang-ulang untuk mengingatnya, manusia hanya mampu mengingat sebagian kecil saja informasi yang diterimanya tersebut. Dengan demikian, mencatat dapat meningkatkan daya ingat. Tetapi mencatat secara konvensional, yaitu mencatat kata per kata, baris demi baris, dalam bentuk kalimat dan paragraf belum tentu mampu meningkatkan cara bekerja otak. Cara mencatat seperti ini mengakibatkan banyak bahan luput dari pencatatan kita dan umumya lebih banyak terdiri dari kalimat dan kata-kata yang tidak penting. Hal ini membuat proses review (pendalaman) menjadi lama dan terhambat. Maka untuk itu perlu menambahkan hal baru dalam mencatat guna memudahkan siswa untuk belajar lebih menyenangkan dalam memahami materi pelajaran, yaitu dengan menerapkan pembelajaran peta pikiran (mind map).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peta pikiran (mind map) terhadap hasil belajar siswa dalam bidang geografi. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan subjek kelas VIII-E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-H sebagai kelas kontrol di SMPN 5 Malang tahun ajaran 2007/2008. Instrumen penelitian ini berupa prates dan pascates. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t, dengan menggunakan uji t independent samples dengan bantuan SPSS 13.0 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dari hasil analisis diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 30,37 sedangkan kelas kontrol sebesar 22,25 dengan nilai probabilitas (sig) 0,000 dan nilai t hitung 3,778. Dengan demikian, nilai probabiliatas 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung (3,778) > t tabel (1,991), maka hipotesis penelitian ini diterima, artinya ada pengaruh antara siswa yang menggunakan metode pemberian tugas membuat peta pikiran (mind map) dengan yang tidak menggunakan metode pemberian tugas membuat peta pikiran (mind map).

Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, dikemukakan saran-saran sebagai berikut: (1) pembelajaran peta pikiran perlu dilakukan oleh guru bidang studi geografi karena dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa; (2) penelitian ini perlu dikembangkan untuk materi selain Unsur Fisik Wilayah Indonesia.

Teks Penuh: DOC PDF