SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Konstribusi Objek Wisata Air Merambat Roro Kuning Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk

Gandar L. Trisniana

Abstrak


ABSTRAK

 

Tristiana, Gandar L. 2010. Konstribusi Objek Wisata Air Merambat Roro Kuning Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. (II) Drs. M Yusuf Idris.

 

Kata Kunci: konstribusi, kondisi sosial, kondisi ekonomi.

 

Pengembangan objek wisata di Kabupaten Nganjuk hingga kini dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan. Salah satu objek wisata yang sedang dikembangkan yaitu objek wisata Air Merambat Roro Kuning, masyarakat sekitar objek wisata Air Merambat Roro Kuning mempunyai pekerjaan sebagai petani. Tingkat penghasilan masyarakat sekitar tergolong rendah, hal ini disebabkan masyarakat sekitar mayoritas hanay bekerja pada sektor pertanian, sebagian besar lahan yang ada di Desa Bajulan digunakan sebagai lahan pertanian. Dengan dikembangkannya objek wisata Air Merambat Roro Kuning dapat membuka peluang kerja dan usaha masyarakat sekitar sehingga dapat memberi konstribusi sosial ekonomi masyarakat Desa Bajulan Kecamatan Loceret.

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendiskripsikan konstribusi objek wisata Air Merambat Roro Kuning terhadap kondisi sosial masyarakat Desa Bajulan Kecamatan Loceret. 2) Mendiskripsikan konstribusi objek wisata Air Merambat Roro Kuning terhadap kondisi ekonomi masyarakat Desa Bajulan Kecamtan Loceret.

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang terkait langsungdengan objek wisata Air Merambat Roro Kuning. Teknik penganbilan data dengan menggunakan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif dengan menggunakan tabel persentase.

Hasil penelitian menunjukkan 1) Masyarakat Desa Bajulan yang tamat SD sebanyak 32,5%, tisak tamat SD 8,1%, tamat SMP 23%, tidak tamat SMP 2,7%, tamat SMA 27%, tidak tamat SMA 6,2%, 2) Objek wisata Air Merambat Roro Kuning dapat membuka lapangan pekerjaan baru sebagai pedagang, tukang ojek, tukang parkir, keamanan, dan penjaga kolam renang dengan penghasilan tambahan Rp. 250.000 sampai Rp. 1.050.000.

Bersadarkan hasil penelitian ini diharapkan Besa Bajulan membentuk pengelolah wisata tingkat desa untuk berkerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk mengadakan sosialisasi kepada pengelolah dan masyarakat tentang mengelolah, cara berinteraksi, dan mempromosikan dengan harapan dapat mengembangkan objek wisata Air Merambat Roro Kuning untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan desa.