SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM.

Agung Tri Widodo

Abstrak


ABSTRAK

 

Widodo, Agung Tri. 2011. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Achmad Fatchan, M.Pd., (II) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd

 

Kata kunci: model pembelajaran two stay two stray (TSTS), hasil belajar.

 

Pembelajaran merupakan upaya untuk membelajarkan siswa. Ada dua pelaku aktif dalam pembelajaran yaitu guru dan siswa. Pembelajaran mengharapkan siswa untuk lebih aktif, dalam artian siswa mampu menggali semua informasi dan pengetahuan-pengetahuannya dari berbagai penunjang sumber belajar lainnya (seperti internet, buku, dan sebagainya), tidak hanya mendapatkan informasi dari gurunya saja.

Apabila dalam pembelajaran siswa sudah berperan aktif, maka pembelajaran tersebut bisa dikatakan sebagai pembelajaran yang ideal dan tujuan pembelajaran bisa tercapai. Salah satu komponen lain yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran adalah model. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang sudah ada adalah model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). 

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap hasil belajar Geografi siswa kelas X SMA Laboratorium UM Tahun Pelajaran 2010/2011 pada kompetensi dasar menganalisis atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang dikembangkan dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol yang dipilih berdasarkan kemampuan akademik kedua kelompok yang setara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini tes esai. Penelitian ini terdiri dari tiga data, yaitu data kemampuan awal siswa, data kemampuan akhir siswa, dan data hasil belajar Geografi siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh dari selisih antara nilai pascates dan nilai prates (gain score). Gain score tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan uji t dua sampel tidak berpasangan (Independent-Samples t-test).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, yakni rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 25,64 sedangkan hasil belajar kelas kontrol 18,59. Hasil analisis uji t menunjukkan nilai p 0,017 lebih kecil daripada 0,05. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berpengaruh terhadap hasil belajar Geografi siswa kelas X SMA Laboratorium UM tahun ajaran 2010/2011.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi guru Geografi agar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk menambah variasi pembelajaran. Bagi peneliti lanjut, penelitian ini perlu dikembangkan, terutama untuk materi selain klasifikasi iklim, penyebaran curah hujan di Indonesia, hubungan tipe iklim dan bentang alam, faktor penyebab perubahan iklim global serta dampak terhadap kehidupan, tetapi masih memiliki karakteristik yang sama.