SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) terhadap Pendapatan Nelayan di Pelabuhan Pantai Sendangbiru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang

Wahyu Saraswati

Abstrak


ABSTRAK

 

Saraswati, Wahyu. 2011.Kajian Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) terhadap Pendapatan Nelayan di Pelabuhan Pantai Sendangbiru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si, (II) Satti Wagistina, SP, M.Si.

 

Kata Kunci:Pengembangan, pendapatan.

Berdasarkan hasil pengkajian stok ikan Samudra Hindia yang dilakukan oleh Komisi Nasional Pengkajian Stok Sumber Daya Ikan Laut pada tahun 1998 sumber daya ikan di Selatan Jawa diestimasi sebesar 22.000 ton/tahun, sedangkan data jumlah perikanan tangkap pada tahun 2005 sebesar 6.569,411 ton, pemanfaatannya masih 30%. Per September 2005 PPI Pondok Dadap mulai dikembangkan menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) dan telah diresmikan pada Juli 2010. Tetapi fasilitas yang ada masih belum memenuhi standar. Nelayan cenderung menjual hasil tangkapan ikan dengan cara dijual sendiri atau tidak melalui lelang.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan menjadi (PPI) menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) di Pelabuhan Pantai Sendangbiru, 2) mengetahui pendapatan nelayan sebelum dan sesudah pengembangan di Pelabuhan Pantai Sendangbiru

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari pendapatan sebelum dan sesudah pengembangan PPI menjadi PPP yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder terdiri dari pengembangan PPI menjadi PPP. Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis persentase dan uji hipotesis.

Hasil Penelitian menunjukkan: 1) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) tahun 2005-2010 jangkauan kapal pada tahun 2010 telah meningkat menjadi 200 mil. Tambat labuh kapal dapat mencukupi untuk jenis kapal berkapasitas 15 GT. Panjang dermaga dengan panjang 20 m, belum mencapai stadar dan hanya satu yang dapat digunakan dari 3 yang ada. Kedalaman kolam 2 m dan tidak mengalami perkembangan. Daya tampung kapal tetap sebanyak 100 unit dan tidak mengalami pengembangan. Cadangan lahan yang tersedia mengalami pengembangan dengan luasnya yang bertambah setiap tahun dan tahun 2010 mencapai 5 Ha. Kondisi Pelabuhan Sendangbiru pada saat ini termasuk pada kriteria baik. 2) Pendapatan nelayan rata-rata sebelum dan sesudah pengembangan dari Rp 3.304.450 menjadi Rp 3.800.000. Dari 54% responden mengalami kenaikan jumlah pendapatan. Pendapatan nelayan sebelum dan sesudah diuji dengan uji Wilcoxon, hasilnya ada perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP).