SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh model pembelajaran MAKE a mATCH terhadap hasil belajar geografi MATERI HIDROSFER KELAS VII SMP BSS (Brawijaya Smart School) KOTA MALANG

ABIDAH .

Abstrak


ABSTRAK

 

Abidah. 2011. Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar  Geografi Materi Hidrosfer Kelas VII SMP BSS (Brawijaya Smart School) Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Edy Purwanto, M. Pd (II) Drs. Johanis Paluin Buranda, M.Si.

 

Kata Kunci:  Make A Match, hasil belajar geografi

Belajar merupakan proses internal dan melibatkan kompetensi meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Perilaku siswa merupakan hasil belajar. Tinggi rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya: karakteristik siswa, kompetensi guru, dan bahan ajar. Khusus kompetensi guru, penggunaan model pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa sangat diperlukan agar di samping aktif, juga dapat memperoleh hasil belajar yang maksimal. Salah satu model yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah Make A Match. Keunggulan model ini adalah menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau  egois, menciptakan kondisi yang menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar, membuat siswa menjadi lebih percaya diri, membantu guru untuk menyelesaikan masalah dalam pembelajaran dan membantu guru dalam mengatasi keterbatasan sarana di sekolah.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Make A Match  terhadap hasil belajar IPS Geografi siswa kelas VII SMP BSS (Brawijaya Smart School) materi Hidrosfer Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) yang dikembangkan dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini yakni kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes subjektif. Data pada penelitian ini terdiri dari tiga jenis, yaitu data kemampuan awal siswa, data kemampuan akhir siswa dan data hasil belajar IPS Geografi siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh dari selisih antara skor pasca tes dan skor pra tes (gain score). Gain score tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t dua sampel tidak berpasangan (Independent-Samples t-test) yang diselesaikan dengan bantuan SPSS 14.00 for Windows.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, yakni 21,51 untuk kelas eksperimen dan 19,27 untuk kelas kontrol. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001 < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Make A Match  terhadap hasil belajar IPS Geografi siswa kelas VII SMP BSS (Brawijaya Smart School) Kota Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi guru IPS Geografi untuk menggunakan model pembelajaran Make A Match  sebagai variasi model pembelajaran karena dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Bagi peneliti lain, penelitian ini hanya terbatas pada materi Hidrosfer, untuk itu disarankan untuk dilakukan pada materi yang lain.