SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X-9 SMA NEGERI 1 LAWANG, KABUPATEN MALANG

Kartika Kusumawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusumawati, Kartika. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X-9 SMA Negeri 1 Lawang. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si, Pembimbing  (II) Purwanto S.Pd, M.Si

 

Kata Kunci: Team Assisted Individualization (TAI), Hasil Belajar.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan  pada pertengahan bulan Januari 2011, proses pembelajaran geografi di SMA Negeri 1 Lawang selama ini masih menggunakan metode ceramah dan penugasan kepada siswa. Selain itu diketahui bahwa mata pelajaran geografi di kelas X-9 masih menggunakan  model pembelajaran konvensional sehingga mempunyai beberapa kekurangan seperti: Konsentrasi siswa kurang fokus pada mata pelajaran geografi, kurangnya minat siswa dalam mata pelajaran geografi, dan terdapat beberapa siswa yang bosan dalam mengikuti pembelajaran geografi, karena siswa tersebut tidak fokus dalam pembelajaran yang sedang berlangsung. Akibatnya dari 36 siswa hanya 10 siswa yang tuntas atau ketuntasan klasikalnya sebesar 27,77 % siswa yang dapat mencapai KKM,  sedangkan sisanya 26 siswa belum tuntas atau ketuntasan klasikalnya sebesar 72,22 % siswa yang belum mencapai KKM. Maka dari itu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI).

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-9 SMA Negeri 1 Lawang pada materi hidrosfer. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Tindakan yang diberikan berupa penerapan model pembelajaran TAI. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-9 SMA Negeri 1 Lawang dengan jumlah 36 siswa. Instrumen penelitian meliputi instrumen tindakan yaitu dokumentasi, lembar observasi, lembar catatan lapangan dan tes akhir belajar di setiap akhir siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-9 SMA Negeri 1 Lawang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan ke siklus I, dan  dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra tindakan sebesar 60,58 pada siklus 1 meningkat menjadi 67,78 dan pada siklus II meningkat menjadi 88,19. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan sebesar 27,78 %, siklus 1 sebesar 30,56 %, dan pada siklus II sebesar 91,66 %. Sehingga ketuntasan belajar dari pra tindaka ke siklus I mengalami peningkatan 2,78 %, dan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 61,1 %.