SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI MATERI KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI, PROSES PEMBENTUKAN, DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN DI KELAS VII MTS SURYA BUANA MALANG

Saiful Arif

Abstrak


ABSTRAK

 

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pembelajaran adalah proses pembelajaran yang kurang maksimal. Hal tersebut disebabkan karena pemilihan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakter siswa dan materi pelajaran, sehingga menyebabkan siswa tidak begitu antusias dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Permasalahan tersebut dapat menyebabkan keaktifan dan hasil belajar siswa menurun. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di kelas VII B didapatkan data bahwa nilai rata-rata keaktifan siswa sebelum penelitian yaitu 58. Rendahnya keaktifan siswa berpengaruh terhadap hasil belajar ranah kognitif. Pada ranah kognitif, nilai rata-rata siswa sebesar 48 dengan ketuntasan klasikal sebesar 21,7%. Sehingga, perlu upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar ranah kognitif siswa, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran Card Sort.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas VII B MTs Surya Buana Malang pada mata pelajaran IPS-Geografi materi “Keragaman Bentuk Muka Bumi, Proses Pembentukan, dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan” dengan model pembelajaran Card Sort. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2010. Data dalam penelitian ini terdiri dari data keaktifan dan hasil belajar ranah kognitif siswa. Instrument penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi dan soal tes. Teknik pengumpulan data terdiri dari dokumentasi, observasi, dan tes tulis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara membandingkan nilai rata-rata keaktifan dan hasil belajar ranah kognitif siswa pada saat Observasi Awal, Siklus I, Siklus II, dan siklus selanjutnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah skor keaktifan siswa pada saat observasi awal hanya 161, sedangkan pada Siklus I meningkat menjadi 268. Setelah dilakukan Siklus II, jumlah skor keaktifan siswa meningkat menjadi 287. Penerapan model pembelajaran Card Sort ternyata juga dapat meningkatkan hasil belajar ranah kognitif siswa. Berdasarkan dokumen nilai siswa pada saat observasi awal, nilai rata-rata siswa sebesar 48 dengan ketuntasan klasikal sebesar 21,7%. Pada Siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 68,7 dengan ketuntasan klasikal sebesar 55,6% dan pada Siklus II meningkat menjadi 83 dengan ketuntasan klasikal sebesar 93%. Ketuntasan klasikal pada Siklus II telah melebihi 85%, sehingga tidak perlu dilakukan siklus selanjutnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Card Sort dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Disarankan kepada guru IPS­-Geografi di MTs Surya Buana Malang agar menggunakan model pembelajaran Card Sort untuk materi pelajaran yang sesuai sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, agar kualitas pembelajaran semakin meningkat.