SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPS Geografi pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 9 Malang.

mufidatus shoimah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hasil wawancara menunjukkan bahwa kelas VII B SMP Negeri 9 Malang kurang terlibat secara aktif dalam pembelajaran IPS geografi. Variasi dalam pembelajaran selain ceramah yaitu Make a Match yang dalam penerapannya menggunakan media pembelajaran berupa kartu pertanyaan dan kartu jawaban, tetapi pada saat pembelajaran berlangsung, dari 38 siswa diketahui 44% siswa yang terlibat aktif. Wujud keaktifan tersebut berupa siswa bertanya, menjawab, dan memperhatikan penjelasan guru. Sedangkan 56% siswa lain hanya pasif, antara lain ada siswa yang berbicara saat diterangkan, hanya melamun, dan mengerjakan tugas mata pelajaran lain.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIIB SMP Negeri 9 Malang dengan menerapkan model Two Stay Two Stray. Penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, dan tiap siklusnya dilaksanakan pada dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar observasi keaktifan belajar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I keaktifan belajar siswa secara klasikal masih rendah hanya mencapai 62% atau 23 siswa yang aktif. Pada siklus II ada peningkatan yang signifikan pada keaktifan belajar siswa secara klasikal yaitu mencapai 84% atau 32 siswa yang aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan keaktifan belajar IPS geografi setelah diterapkan model Two Stay Two Stray (TSTS).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan bagi guru IPS geografi SMP secara umum dan guru SMP Negeri 9 Malang khususnya untuk menggunakan model Two Stay Two Stray.  Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melaksanakan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki penelitian yang sudah pernah dilaksanakan dengan subjek yang berbeda.