SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas VII Semester 2 Di SMP Islam Ngebruk Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model TAI (Team Assisted Individualization) Pada Mata Pelajaran IPS Geografi.

ANGGUN CHUSUMA ASRI

Abstrak


ABSTRAK

 

Asri, Anggun Chusuma. 2011. Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas VII Semester 2 Di SMP Islam Ngebruk Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model TAI (Team Assisted Individualization) Pada Mata Pelajaran IPS Geografi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si.

 

Kata kunci: pembelajaran model TAI, keaktifan siswa.

Berdasarkan hasil observasi awal terkait keaktifan belajar siswa dan wawancara yang dilakukan dengan guru pada tanggal 14 Oktober 2010, menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran siswa cenderung pasif. Keaktifan siswa masih tergolong rendah, dilihat dari hasil perhitungan lembar observasi sebelum tindakan yaitu terdapat 10 siswa (25,64%) yang tergolong aktif dan 29 siswa (74,36%) yang tergolong tidak aktif. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu diterapkan pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Salah satunya dengan penerapan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VII-A semester 2 di SMP Islam Ngebruk.

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-A semester 2 tahun ajaran 2010/2011 di SMP Islam Ngebruk dengan jumlah siswa 39 orang. Kegiatan penelitian terdiri dari 2 siklus penelitian, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan 4 tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dengan peningkatan rata-rata keaktifan belajar siswa sebesar 43,59% pada siklus I meningkat menjadi 79,49% pada siklus II. Peningkatan keaktifan juga dapat dilihat dengan meningkatnya keaktifan kelompok siswa sebesar 59,01% pada siklus I menjadi 80,09% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VII-A SMP Islam Ngebruk.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan; 1). Bagi guru geografi, model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang berguna dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa sehingga dapat meningkatkan mutu pengajaran di sekolah; 2). Bagi peneliti selanjutnya, model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dapat diujicobakan pada materi yang lainnya dengan memberikan beberapa inovasi pada tahap-tahap pembelajarannya agar siswa lebih termotivasi dan pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Disarankan pula memberikan hand out  beberapa hari sebelum pelaksanaan pembelajaran dan memberi informasi sebelum pelaksanaan pembelajaran bahwa keaktifan siswa selama pembelajaran akan direkam oleh observer.