SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transformasi Mata Pencaharian Petani Di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (Suatu Kajian Geografi Ekonomi Terhadap Alih Fungsi Lahan)

NIA PUTRI NOVITASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar dalam menyumbang  PDRB Kabupaten Bojonegoro, kini peranannya semakin berkurang disebabkan menyusutnya lahan pertanian. Hal ini dapat dilihat dari RPJM Kabupaten Bojonegoro tahun 2009-2013 yang mengalami penurunan rata-rata 7,94% per tahun. Sektor lain yang dipandang mempunyai potensi untuk dikembangkan adalah sektor pertambangan minyak dan gas bumi, khususnya di Kecamatan Ngasem dimana enam desa yang sebagian lahan pertaniannya dialih fungsikan. Dengan adanya tambang minyak, membawa perubahan, seperti transformasi (perubahan) mata pencaharian petani dan pendapatan masyarakat Kecamatan Ngasem.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kondisi geografi Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, (2) karakteristik petani di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, (3) transformasi mata pencaharian petani di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, (4) faktor-faktor yang mempengaruhi transormasi mata pencaharian petani di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, (5) besarnya rata-rata pendapatan petani sebelum dan sesudah transformasi mata pencaharian di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey. Sampel dalam penelitian ini diambil dua teknik pengambilan sampel, yaitu sampel daerah dan sampel responden. Teknik pengambilan sampel daerah menggunakan purposive sampling yang diperoleh dua sampel yaitu Desa Gayam dan Desa Mojodelik. Teknik pengambilan sampel responden menggunakan proporsional random sampling yang diperoleh 58 responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, kuesioner. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan persentase tabulasi tunggal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) karakteristik responden dari segi umur tergolong produktif, yang memiliki beban tanggungan 5-6 orang, dan pendidikannya tamat SD, (2) sebagian besar bentuk transformasi mata pencaharian petani di Kecamatan Ngasem adalah berdagang, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi mata pencaharian petani adalah lahan pertanian yang dimiliki petani sempit, (4) perubahan pendapatan sebelum dan sesudah trasnsformasi mata pencaharian mengalami penurunan, hal ini terkait juga dengan pendapatan setelah transformasi mata pencaharian dan biaya konsumsi.

Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagian besar petani yang melakukan transformasi mata pencaharian disebabkan lahan pertanian yang dimiliki sempit. Adapun saran yang diberikan yaitu: (1) pemerintah supaya lebih mempertimbangkan kebijakan yang ada, (2) pihak Exxon Mobil selaku pengelola hendaknya lebih mengutamakan masyarakat sekitar untuk bekerja di pertambangan minyak, (3) pemerintah bersama pengelola hendaknya mengadakan pelatihan terhadap mantan petani yang telah kehilangan lahannya, (4) pemerintah lebih menunjang bidang pendidikan di sekitar Kecamatan Ngasem untuk generasi kedepannya.