SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X-6 SEMESTER 2 PADA POKOK BAHASAN HIDROSFER DI SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Farid Sugianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Sugianto, F. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Geografi Siswa  Kelas X-6 Semester 2 pada pokok bahasan Hidrosfer di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Drs. J.P Buranda, M.Si.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran, Talking Stick, hasil belajar.

Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 1 dan 8 November 2010 di kelas X-6 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang diketahui bahwa banyak siswa yang kurang terlibat secara aktif dalam pembelajaran karena kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru, sedang siswa hanya duduk, mendengar dan mencatat. Siswa yang kurang aktif belajar 62% dan yang aktif belajar di dalam kelas 38%. Sedangkan siswa yang aktif dalam bertanya 26,82%, berpendapat 21,95%, dan menjawab pertanyaan 31,70% pada saat pembelajaran berlangsung. Selain itu hasil belajar geografi sangat rendah yakni hanya 14 siswa 36,84% yang mencapai SKM dari 38 siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Geografi Siswa  Kelas X-6 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang pada Materi Hidrosfer.

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan April–Mei 2011. Subjek penelitian yaitu siswa X-6 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang dengan jumlah siswa 38 orang, pada materi Hidrosfer. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, teknik pengumpulan data melalui tes dan observasi. Tindakan yang dilakukan yaitu model pembelajaran Talking Stick.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X-6 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase aktivitas siswa  sebesar 51,7% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 83,5% (sangat baik) pada siklus II, sedangkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 62,10 kemudian meningkat menjadi 82,50% pada siklus II. Bertitik tolak dari penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat meningkatkan manfaat dan pengembangan model pembelajaran yang akan datang adalah: (1) guru perlu menerapkan model pembelajaran Talking Stick sebagai salah satu model alternatif dalam kegiatan pembelajaran, (2) perlu adanya pengelolaan kelas yang lebih baik terutama dalam mengatasi siswa yang sering membuat ramai dan gaduh, sehingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar, (3) guru perlu mengatur pengelolaan waktu yang tepat sehingga semua kegiatan pembelajaran model Talking Stick dapat terlaksa dengan baik.