SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams-Achievement Divisions) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas siswa Mata Pelajaran IPS Geografi Materi Atmosfer di Kelas VII-A SMPN 17 Malang

Yuli Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Yuli Ifana. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams-Achievement Divisions) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Mata Pelajaran IPS Geografi Materi Atmosfer di Kelas VII-A SMPN 17 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd. M.P (II) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd. M.Si

 

Kata Kunci: pembelajaran kooperatif model STAD, hasil belajar, dan aktivitas siswa.

 

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi langsung diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas VII-A SMP Negeri 17 Malang cukup rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas VII-A untuk mata pelajaran Geografi sebesar 51,5.  Hasil belajar yang rendah ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain model pembelajaran yang masih didominasi oleh guru. Akibatnya, siswa menjadi pasif dan tidak kreatif. Selain itu, minat siswa untuk mengikuti proses pembelajaran masih rendah. Pada saat proses belajar mengajar siswa sering tidak memperhatikan penjelasan guru, mereka mengobrol dengan teman sebangku, serta tidak ditunjang dengan fasilitas belajar yang baik.

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dalam penelitian diterapkan model pembelajaran STAD (Student Teams-Achievement Divisions). STAD merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat melatih siswa untuk bekerjasama dan memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran misalnya siswa aktif bertanya, mengerjakan LKS, dan tugas yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD.

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas ini, peneliti terlibat langsung dalam seluruh proses penelitian mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tulis. Penelitian dilaksanakan di kelas VII-A SMP Negeri 17 Malang dengan jumlah siswa 41 orang, pada materi pokok Atmosfer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari presentase peningkatan nilai rata-rata tes akhir setiap siklus yaitu dari siklus I ke siklus II masing-masing nilainya 61,15 dan 77, serta mengalami peningkatan  nilai hasil belajar sebesar 15,85 dari siklus I ke siklus II. Tercapainya hasil belajar yang meningkat  pada siklus II ditunjang oleh aktivitas belajar yang baik. Dimana presentase ketercapaian aktivitas belajar siswa pada siklus I rata-rata 46% dan meningkat menjadi 70,4% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan kooperatif model STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa sebesar 24,4%.