SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI PELAKSANAAN PENGEMBANGAN EKOWISATA PANTAI BEDUL DAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SUMBERASRI KECAMATAN PURWOHARJO KABUPATEN BANYUWANGI

Imelda Prima Valentina

Abstrak


ABSTRAK

 

Valentina, Imelda Prima. 2011. Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Ekowisata Pantai Bedul dan Pendapatan Masyarakat di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si. (II) Satti Wagistina, S.P, M.Si.

 

Kata Kunci: evaluasi, ekowisata, pendapatan

 

Kabupaten Banyuwangi memiliki 37 obyek wisata yang bisa dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Salah satunya adalah obyek wisata Pantai Bedul yang terletak di Desa Sumberasri. Seiring dengan berjalannya waktu pada tahun 2007 ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) mengenai kerjasama antara Pemerintah Desa Sumberasri dan Balai Taman Nasional Alas Purwo mengenai pengembangan ekowisata Pantai Bedul. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan ketergantungan ekonomi masyarakat Desa Sumberasri terhadap Taman Nasional Alas Purwo.

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui kondisi Pantai Bedul setelah menjadi ekowisata Pantai Bedul di Desa Sumberasri Kecamatan Purwaharjo Kabupaten Banyuwangi, (2) mengetahui pendapatan masyarakat di ekowisata Pantai Bedul Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode sensus, disebut juga dengan penelitian populasi. Populasi yang diambil adalah masyarakat yang terlibat di ekowisata Pantai Bedul dengan jumlah 53 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan tabulasi dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pengembangan ekowisata Pantai Bedul meningkat pada tahun 2009-2010 yakni pendidikan lingkungan hidup. Kenaikan jumlah peserta pendidikan lingkungan hidup meningkat sebesar 841,67%, luas penanaman hutan mangrove meningkat sebesar 200%,  jumlah peserta penyuluhan masyarakat meningkat sebesar 66.67%. Sedangkan unsur pendukung pengembangan ekowisata yakni fasilitas, aksesibilitas perbaikan jalan, dan peningkatan sumber daya manusia pada tahun 2009-2010 terjadi penambahan. Kemudian unsur pendukung pengembangan ekowisata Pantai Bedul yakni atraksi, aksesibilitas jumlah kendaraan yang masuk ke ekowisata Pantai Bedul, akomodasi dan pengunjung pada tahun 2009 tidak ada sedangkan pada tahun 2010 ada minat pengunjung terhadap atraksi yang disuguhkan, jumlah kendaraan yang masuk, adanya penginapan yang mendukung sarana akomodasi, dan adanya pengunjung yang datang ke ekowisata Pantai Bedul.  (2) Rata-rata pendapatan pokok dan sampingan sebelum dan setelah pengembangan ekowisata Pantai Bedul menunjukkan bahwa pendapatan pokok merupakan penyumbang terbesar dalam meningkatnya pendapatan responden yakni Rp 470.283 dan Rp 693.868.