SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Diversifikasi Mata Pencaharian Petani Antara Wilayah Perdesaan Dan Wilayah Suburban Di Kabupaten Mojokerto.

Venti Ershanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Ershanti, Venti. 2011. Perbandingan Diversifikasi Mata Pencaharian Petani Antara Wilayah Perdesaan Dan Wilayah Suburban Di Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si, (2) Drs. Soetjipto, TH, SH, SE, M. Pd

 

Kata Kunci: Diversifikasi Mata Pencaharian, Petani, Perdesaan, Suburban

Indonesia merupakan negara agraris dan salah satu negara berkembang dengan sektor pertanian yang diandalkan sebagai sumber mata pencaharian mayoritas penduduknya. Seiring berjalannya waktu banyak petani yang mulai kehilangan lahan sawah karena pengalihfungsian lahan untuk pemukiman penduduk dan perindustrian. Lahan-lahan pertanian yang mulai menyempit menimbulkan masalah yaitu jumlah produksi yang semakin kecil. Selain itu, permasalahan gagal panen, melambungnya harga pupuk, anjloknya harga gabah, juga mempengaruhi pertanian. Hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Mojokerto yang merupakan daerah pertanian, khususnya di Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Pungging.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk-bentuk diversifikasi mata pencaharian petani di wilayah perdesaan dan wilayah suburban Kabupaten Mojokerto, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi diversifikasi mata pencaharian petani di wilayah perdesaan dan wilayah suburban Kabupaten Mojokerto, (3) perbandingan diversifikasi mata pencaharian petani antara wilayah perdesaan dan wilayah suburban di Kabupaten Mojokerto.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey. Sampel yang diambil adalah petani yang melakukan diversifikasi mata pencaharian di wilayah perdesaan dan wilayah suburban dengan menggunakan purposive sample yang diperoleh sampel di wilayah perdesaan sebanyak 65 KK dan wilayah suburban sebanyak 20 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, kuesioner. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan tabulasi tunggal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar bentuk diversifikasi mata pencaharian petani di wilayah perdesaan adalah berternak sedangkan di wilayah suburban adalah berdagang, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi diversifikasi mata pencaharian petani di wilayah perdesaan dan wilayah suburban adalah banyaknya tanggungan keluarga, (3) Ada perbandingan diversifikasi mata pencaharian petani antara wilayah perdesaan dan wilayah suburban di Kabupaten Mojokerto yaitu kebanyakan di wilayah perdesaan mempunyai dua dan tiga mata pencaharian sampingan sedangkan di wilayah suburban mempunyai satu mata pencaharian sampingan.

Temuan dalam penelitian ini adalah generasi muda di wilayah suburban cenderung pada transformasi mata pencaharian di bidang pertanian ke non pertanian. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah mengadakan penelitian tentang transformasi dari bidang pertanian ke bidang non pertanian di wilayah suburban.