SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kontekstual Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya Dan Menjawab Pertanyaan Tingkat Tinggi Pada Materi Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Malang

Dhimas Ridhatama

Abstrak


ABSTRAK

 

Ridhatama, Dhimas. 2011. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya Dan Menjawab Pertanyaan Tingkat Tinggi Pada Materi Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi M.Pd,   (II) Drs. Soetjipto, TH, S.H, M.Pd.

 

Kata kunci: Problem Based Learning, kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan tingkat tinggi.

Upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia salah satunya dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan. Demi tercapainya peningkatan kualitas pendidikan tersebut, salah satu upaya pemerintah adalah menetapkan standar ketuntasan minimal yang harus dicapai dalam pembelajaran. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Malang pada tanggal 12 Februari 2011, diketahui pada saat diskusi kelas berlangsung terlihat hanya ada 40% (16 dari 40 siswa) yang terlibat secara aktif mendominasi kegiatan diskusi dengan bertanya dan menjawab pertanyaan yaitu siswa mendapatkan skor A (3 siswa) dan B (13 siswa) pada nilai keaktifan mereka. Sedangkan 60% (24 dari 40 siswa) lain hanya pasif, tidak berani berargumen, dan menyetujui pendapat atau jawaban dari siswa yang dianggap lebih pintar mendapatkan skor C dan D. Selain itu, pertanyaan yang muncul dari para siswa mayoritas hanya pertanyaan pada tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan saja. kebanyakan yang ditanyakan adalah sebutkan…, jelaskan….

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan tingkat tinggi siswa melalui penerapan pembelajaran kontekstual dengan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus pembelajaran yang masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPS-1 SMA Negeri 6 Malang pada bulan Maret sampai April 2011, dan data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan tingkat tinggi yang dimiliki siswa mengalami peningkatan dari pra tindakan ke siklus I, kemudian siklus I ke siklus II. Besarnya peningkatan dari pra tindakan ke siklus I adalah 20%, yaitu pada saat pra tindakan siswa yang mendapatkan skor > 75 ada 8 siswa (20% dari 40 siswa) dan pada siklus I menjadi 16 siswa (40% dari 40 siswa). Besarnya peningkatan pada siklus I ke siklus II adalah 45%, yaitu 40% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui juga berdasarkan nilai rata-rata siswa dari tes yang dilakukan di setiap akhir siklus sebesar 82,87% pada siklus I menjadi 88,80% pada siklus II. Dari perolehan tersebut dapat diketahui peningkatan hasil belajar siswa selama pelaksanaan tindakan sebesar 7,15%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan tingkat tinggi serta hasil belajar Geografi setelah diterapkan pembelajaran kontekstual dengan model Problem Based Learning.

Disarankan kepada para guru Geografi untuk mencoba menerapkan model Problem Based Learning agar kualitas pembelajaran Geografi semakin meningkat. Kepada peneliti lanjut untuk memperhatikan alokasi waktu agar yang telah direncanakan dalam RPP bisa terlaksana dengan baik.