SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dewi. Meitri Liana. 2011. Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Geografi dengan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) Siswa Kelas X-1 Di SMA Ibrahimy Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi.

Meitri Liana Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi. Meitri Liana. 2011. Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Geografi dengan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) Siswa Kelas X-1 Di SMA Ibrahimy Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si,  (II) Dr. Achmad. Amiruddin, M.Pd.

 

Kata kunci: keaktifan belajar, pembelajaran kooperatif model TAI

 

Berdasarkan hasil observasi pemilihan model pembelajaran yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal tanggal 26 februari 2011 diperoleh gambaran kondisi siswa di Kelas X-1 SMA Ibrahimy Wongsorejo.  Keaktifan siswa dalam menganalisis  masih tergolong rendah. Rendahnya keaktifan belajar siswa ini disebabkan oleh 2 faktor yaitu guru hanya menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok. Dimana pada saat metode ceramah guru hanya menyampaikan materi ajar secara teoritis dan ketika diskusi kelompok siswa siswa berbicara dengan teman kelompoknya di luar materi pelajaran dan ada juga siswa yang menunggu untuk mencontoh jawaban teman kelompoknya tanpa memahami tugas yang diberikan. Kalkulasi perhitungan aktivitas siswa di kelas X-1 di antaranya yaitu siswa yang tidak aktif  belajar mencapai 75% sedangkan siswa yang aktif  hanya 25%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan penelitian penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan keaktifan belajar geografi siswa kelas X-1 semester 2 di SMA Ibrahimy Wongsorejo.

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas yang menuntut peneliti untuk terlibat langsung dalam proses penelitian mulai dari perencanaan, penelitian hingga pelaporan data. Kegiatan penelitian terdiri dari 2 siklus penelitian, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan 4 tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi. Penelitian dilaksanaan di kelas X-1 SMA Ibrahimy Wongsorejo dengan jumlah siswa 25 orang, pada materi menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan muka bumi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningatan keaktifan belajar siswa dengan peningkatan rata-rata kekatifan siswa sebesar 55,21 % pada siklus I meningkat menjadi 85,91% pada siklus II. Peningkatan keaktifan juga dapat dilihat dengan meningkatnya keaktifan kelompok siswa yaitu sebesar 54,34% pada siklus I menjadi 84,70%pada siklus II.

Saran yang diajukan dalam penelelitian ini yaitu: (1) bagi guru disarankan untuk menggunakan model pembelajaran TAI sebagai salah satu pembelajaran alternatif agar dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa, (2) bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memfokuskkan penggunaan model pembelajaran TAI dalam peningkatan keaktifan siswa untuk mengungkapkan ide/pendapat, (3) bagi peneliti selanjutnya yang berminat menggunakan pembelajaran dengan model TAI agar dapat dikembangkan lebih lanjut pada materi lain dan pada mata pelajaran lain agar dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa.