SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Geografi Pada Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Kondisi Geografis dan Penduduk Siswa Kelas VII B SMP LAB UM

BINTI MASLUKANAH

Abstrak



ABSTRAK

 

Maslukanah, Binti. 2011. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Geografi Pada Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Kondisi Geografis dan Penduduk Siswa Kelas VII B SMP LAB UM . Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd. M.Si. (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif model Make A Match, hasil belajar siswa.

 

Berdasarkan hasil observasi awal terhadap hasil belajar siswa kelas VII B SMP LAB UM, ketuntasan hasil belajar IPS Geografi hanya mencapai 42% dan 44% sehingga belum memenuhi standar ketuntasan minimum 65%. Hasil pengamatan pendahuluan menunjukkan bahwa pembelajaran di kelas belum melibatkan siswa, siswa cenderung melakukan aktivitas diluar kegiatan pembelajaran dan siswa kurang teliti serta cermat ketika mengerjakan tugas secara kelompok.

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan Pebruari-Maret 2011. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII B yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, tes dan angket serta dokumentasi. Tindakan yang dilakukan yaitu pembelajaran kooperatif model Make A Match dengan variasi pada sintaksnya.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Rata-rata kelas hasil belajar ranah kognitif sebelum tindakan adalah 65 pada siklus I meningkat menjadi 70 dan pada siklus II meningkat menjadi 76. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa ranah kognitif juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan 42%, siklus I 64% dan siklus II 89%. Untuk peningkatan skor rata-rata kelas hasil belajar ranah afektif adalah 28 pada pra tindakan meningkat 30 pada siklus I dan 32 pada siklus II. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa ranah afektif juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan 44%, siklus I 69% dan siklus II 94%.

Disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan hasil belajar IPS Geografi setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model Make A Match yang pada tahap pelaksanaannya menggunakan kartu soal bergambar yang sesuai kondisi nyata di lingkungan kehidupan masyarakat, diskusi kelompok dan presentasi kelas.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan diantaranya: (1) Bagi sekolah, menganjurkan guru-guru untuk menerapkan pembelajaran kooperatif model Make A Match ketika ditemukan permasalahan hasil belajar siswa yang rendah (2) Bagi guru geografi, menyelipkan atau mengganti model pembelajaran dalam RPP yang telah diberikan sekolah sesuai dengan kurikulum KTSP. (3) Bagi peneliti lanjut, mengubah atau menambahkan tahapan kegiatan pembelajaran (sintaks) sesuai dengan kondisi kelas dan karakterisktik siswa.