SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Geografi pada Materi Litosfer dan Pedosfer Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 2 Blitar

DENI KRISTANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan observasi dan wawancara diketahui bahwa keaktifan dan hasil belajar siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Blitar masih rendah. Siswa yang aktif dalam bertanya sebanyak 5 siswa (15,15%), berpendapat sebanyak 4 siswa (12,12%), dan menjawab pertanyaan sebanyak 4 siswa (12,12%) sedangkan untuk hasil belajar siswa yang tidak mencapai KKM 63,64%. Hal ini diperkuat dengan pernyataan siswa bahwa bidang studi Geografi sangat membosankan karena terlalu banyak konsep yang harus dihafalkan oleh siswa, siswa juga banyak yang kurang memahami tentang kegunaan, manfaat, dan penerapan ilmu geografi dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dalam penelitian diterapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat melatih siswa untuk bekerjasama dan memungkinkan mereka lebih aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Kegiatan pembelajaran terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tertulis. Penelitian dilaksanakan di kelas X-3 SMA Negeri 2 Blitar dengan jumlah siswa 33 orang, pada materi pokok Litosfer dan Pedosfer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata keaktifan belajar siswa siklus I mencapai  76,52% meningkat menjadi 82,14% pada siklus II. Keaktifan belajar ini ndapat menunjang meningkatnya hasil belajar siswa yakni pada siklus I rata-rata hasil belajar 79,67 meningkat menjadi 83,06 pada siklus II.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Dengan demikian disarankan (1) Bagi sekolah hendaknya pihak sekolah memfasilitasi dan mendukung guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas agar masalah pembelajaran dapat diatasi, (2) Bagi Guru Geografi hendaknya menerapkan pembelajaran model STAD minimal 1 bulan sekali untuk mengatasi kebosanan siswa, (3) Bagi peneliti selanjutnya hendaknya menerapkan model pembelajaran STAD menggunakan materi selain litosfer dan pedosfer ddengan memberikan beberapa inovasi pada tahap-tahap pembelajarannya.