SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN METODE PROBLEM SOLVING YANG KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA KAJIAN PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI-IPS SMA WIDYAGAMA MALANG

Tri Agustin

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustin, Tri. 2011. Penggunaan Metode Problem Solving yang Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah pada Kajian Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup di Kelas XI-IPS SMA Widyagama Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Drs. Djoko Soelistijo, M.Si

 

Kata kunci: problem solving, kemampuan memecahkan masalah

 

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di kelas XI - IPS  SMA Widyagama Malang pada tanggal 23 dan 30 Oktober 2010, diketahui bahwa dalam kegiatan pembelajaran guru telah menggunakan beberapa metode pembelajaran, tetapi siswa masih kurang aktif. Dari kegiatan wawancara dengan siswa, menunjukkan bahwa dalam pembelajaran geografi selama ini siswa hanya menghafal konsep dan kurang mampu untuk menggunakan konsep tersebut jika menemui masalah dalam kehidupan nyata, maka perlu dilakukan penelitian tentang  penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa. Salah satunya dengan penggunaan metode problem solving.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan selama 2 jam pelajaran. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu siswa kelas XI-IPS semester genap tahun ajaran 2010-2011 SMA Widyagama Malang dengan jumlah 36 siswa, terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa kemampuan memecahkan masalah siswa. Kemampuan memecahkan masalah siswa diukur berdasarkan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan catatan lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas XI-IPS SMA Widyagama Malang pada siklus I dan pada siklus II. Aktivitas siswa yang menunjukkan indikator kemampuan memecahkan masalah semakin meningkat setelah dibentuk dua kelompok dengan topik yang sama, kelompok pertama sebagai penyaji dan kelompok kedua sebagai pembanding. Siswa dapat saling bertukar pendapat untuk pemilihan solusi yang tepat dalam diskusi kelas. Dapat dikatakan bahwa kemampuan siswa dalam memecahkan masalah termasuk dalam kategori baik.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan metode problem solving yang kontekstual dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas XI-IPS khususnya pada kajian pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup di SMA Widyagama Malang. Disarankan pada guru geografi untuk menggunakan metode problem solving  pada materi lain dengan memunculkan permasalahan kontekstual yang dapat diungkap dan didiskusikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.