SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Team Achievement Division (STAD) Berdasarkan Masalah Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Geografi Siswa Kelas VIIC SMPN 1 Gampengrejo-Kediri.

Arini Octaviasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Octaviasari, A. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Team Achievement Division (STAD) Berdasarkan Masalah Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Geografi Siswa Kelas VIIC SMPN 1 Gampengrejo-Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto SH, M. Pd, M.Si, (II) Drs. JP Buranda, M.Si.

 

Kata kunci: pembelajaran kooperatif model STAD, keaktifan belajar siswa

Hasil observasi pada tanggal 2 dan 5 Februari 2011 di kelas VIIC SMPN 1 Gampengrejo diketahui bahwa sebagian besar kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru, sedangkan siswa hanya duduk, mendengarkan, mencatat bahkan ada yang dalam keadaan mengantuk. Setelah penerapan metode belajar diskusi didapatkan data yaitu siswa yang aktif  melakukan diskusi mencapai 39,6%, aktif berbagi tugas mencapai 21,6%, aktif bertanya 11,7%, dan aktif merespon guru mencapai 63,1%  dari 37 siswa, frekuensi bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru hanya mencapai 1 sampai 2 kali saja, sedangkan kualitas pertanyaannya hanya mencapai tahap C1 sampai C2.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini direncanakan dalam beberapa siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tulis. Penelitian dilaksanakan di kelas VIIC SMPN 1 Gampengrejo dengan jumlah siswa 37 orang, pada materi Menganalisis Atmosfer dan Hidrosfer Serta Dampaknya Bagi Kehidupan.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan keaktifan belajar individu dan keaktifan belajar kelompok kelas yang ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase keaktifan belajar individu sebesar 57,31% pada siklus I meningkat menjadi 76,69% pada siklus II. Sedangkan keaktifan belajar kelompok pada siklus I sebesar 52,64% meningkat menjadi 85,87% pada siklus II.

Berdasarkan dari penelitian ini, beberapa saran yaitu: (1) guru perlu menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD sebagai salah satu metode alternatif dalam kegiatan pembelajaran, (2) Sekolah disarankan agar menganjurkan kepada guru-guru untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD berdasarkan masalah ketika ditemukan permasalahan keaktifan belajar dalam pembelajaran, (3) bagi peneliti lanjut dapat melakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dalam pembelajaran Geografi pada materi Geografi fisik lain untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa.