SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI TERHADAP PELAKSANAAN KONSERVASI LAHAN DI JUNGGO DESA TULUNGREJO KEC. BUMIAJI KOTA BATU

YENI MAYANGSARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Mayangsari, Yeni. 2011. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petani terhadap Pelaksanaan Konservasi Lahan di Junggo Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ach. Amirudin M. Pd; Pembimbing (II) Syamsul Bachri, S. Si, M. Sc

 

Kata Kunci: pengetahuan konservasi lahan, sikap terhadap konservasi lahan, pelaksanaan konservasi lahan, petani

Kawasan hutan adalah bagian lingkungan hidup yang berupa kawasan lindung. Kawasan hutan di daerah Junggo merupakan kawasan hutan yang dekat dengan pemukiman penduduk. Pemukiman penduduk yang dekat dengan kawasan hutan berimplikasi terhadap kondisi hutan yaitu hutan mengalami alih fungsi lahan. Pengetahuan dan sikap penduduk tentang upaya untuk tetap melestarikan fungsi lahan sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan pelaksanaan konservasi lahan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan dan sikap petani terhadap pelaksanaan konservasi lahan serta sumbangan efektif antara pengetahuan dan sikap petani terhadap pelaksanaan konservasi lahan.

Jenis penelitian ini adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan  responden sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS version 16 for windows.

Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) ada hubungan positif secara signifikan antara pengetahuan konservasi lahan dengan pelaksanaan konservasi lahan dengan nilai t hitung sebesar 0,946 dengan nilai signifikan 0,000. (2) ada hubungan positif secara signifikan antara sikap terhadap konservasi lahan dengan pelaksanaan konservasi lahan t hitung sebesar 4,520 dengan nilai signifikan 0,000. (3) ada sumbangan efektif dari pengetahuan sebesar 25,4% dan sikap memberikan sumbangan efektif sebesar 48,48% terhadap pelaksanaan konservasi lahan. (4) sumbangan efektif pengetahuan dan sikap sebesar 73,9 %, sedangkan sisanya sebesar 26,1% ditentukan oleh variabel lain selain pengetahuan dan sikap. 

Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan perlunya meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam konservasi lahan dengan mengintensifkan program penyuluhan pertanian untuk pengetahuan dan pemberian pelatihan khusus untuk meningkatkan sikap dalam konservasi lahan.