SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI MATERI PEDOSFER SISWA KELAS XB SMA ISLAM HASANUDIN KESAMBEN KABUPATEN BLITAR

Mitasari .

Abstrak


ABSTRAK

 

Mitasari. 2011. Model Pembelajaran Cooperative Script untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Pembelajaran Geografi Materi Pedosfer Siswa Kelas XB SMA Islam Hasanudin Kesamben Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si (II) Satti Wagistina, S.P, M.Si

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Cooperative Script dan hasil belajar

 

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada bulan Oktober 2011 di kelas XB, bahwa hasil belajar siswa kelas XB SMA Islam Hasanudin Kesamben Kabupaten Blitar pada pembelajaran geografi belum maksimal. Nilai rata-rata pembelajaran geografi adalah 66,23 dengan ketuntasan belajar siswa sebesar 43%, belum memenuhi Standart Ketuntasan Minimal (SKM) geografi di SMA Islam Hasanudin Kesamben Kabupaten Blitar yaitu 70.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XB semester genap tahun ajaran 2010/2011 SMA Islam Hasanudin Kesamben Kabupaten Blitar yang berjumlah 21 siswa terdiri 7 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa diukur berdasarkan selisih tes pada siklus I dengan tes pada siklus II. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kerja siswa, soal tes, lembar observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas XB SMA Islam Hasanudin Kesamben Kabupaten Blitar ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata kelas dari rata-rata awal dengan nilai 66,23 menjadi 72,52. Dengan ketuntasan klasikalnya pada siklus I sebesar 66%. Jumlah ini telah mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan data awal yaitu 43%, hal itu berarti ketuntasan klasikal telah meningkat sebesar 23%. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 78,23 Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata nilai tes sebesar 72,52 pada siklus I dan meningkat menjadi 78,23 pada siklus II. Pada siklus II ketuntasan klasikalnya juga mengalami peningkatan dari 66% menjadi 90%. Hal ini berarti terjadi kenaikan ketuntasan klasikal sebesar 24%. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata nilai tes sebesar 72,52 pada siklus I dan meningkat menjadi 78,23 pada siklus II, sedangkan ketuntasan belajar siswa mengalami penigkatan pada siklus I sebesar 66% kemudian meningkat lagi menjadi 90% pada siklus II.

Berdasarkan hasil tersebut, disarankan: (1) Bagi guru geografi agar menggunakan model Cooperative Script untuk meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran kooperatif model Cooperative Script dengan subjek penelitian yang berbeda.