SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPS Geografi Materi Atmosfer pada Siswa Kelas VII C di MTs Negeri Jetis Ponorogo Semester Genap Tahun Ajaran 2010/2011

Ata Najdatul Luthfiana

Abstrak


ABSTRAK

 

Luthfiana, Ata Najdatul. 2011. Implementasi Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPS Geografi Materi Atmosfer pada Siswa Kelas VII C di MTs Negeri Jetis Ponorogo Semester Genap Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si, (II) Satti Wagistina, SP, M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran Make A Match, keaktifan belajar

 

Berdasarkan observasi selama proses pembelajaran di kelas berlangsung pada tanggal 27 dan 29 Januari 2011 diperoleh kesimpulan bahwa keaktifan belajar siswa secara klasikal berada dalam kategori cukup dengan perolehan persentase 50,91% saja. Keberhasilan tindakan siswa secara individu dari 34 siswa seluruhnya berada dalam kategori cukup. Penyebab siswa kurang aktif selama proses pembelajaran dikarenakan model pembelajaran yang dipergunakan tidak bervariasi masih berupa metode tradisonal yaitu ceramah yang berujung pada siswa akan mudah mengalami kebosanan, tidak bersemangat yang akhirnya akan melakukan kegiatan lain di luar kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung. Keaktifan siswa di dalam kelas yang minim ini berdampak terhadap hasil belajar yang dicapai siswa kelas VII C, yaitu sebanyak 83% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang ada di MTs Negeri Jetis yaitu 70.

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan implementasi model pembelajaran Make A Match. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri Jetis pada bulan Februari 2011, dengan subjek siswa kelas VII C yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data keaktifan belajar siswa menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I keaktifan belajar siswa telah berada dalam taraf keberhasilan baik yaitu 69,21%, sedangkan keaktifan siswa secara individu sebanyak 31 siswa sudah berada dalam kategori baik. Pada siklus II terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa sebesar 15,32% yakni dari 69,21% menjadi 79,86% dengan keaktifan siswa secara individu sebanyak 17 siswa berada dalam kategori baik dan sisanya 17 siswa berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan keaktifan belajar IPS geografi materi atmosfer pada siswa kelas VII C di MTs Negeri Jetis Ponorogo, sehingga disarankan kepada para guru geografi untuk mencoba menerapkan model pembelajaran Make A Match agar kualitas pembelajaran geografi semakin meningkat. Kepada pihak sekolah disarankan agar memberikan fasilitas yang menunjang keberhasilan penerapan model pembelajaran tersebut di dalam kelas.