SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembuangan Limbah Kulit terhadap Kualitas Air Tanah Dangkal Di Kecamatan Sukun kota Malang

Dimas Agus Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo, Dimas Agus. 2010. Pengaruh Pembuangan Limbah Kulit terhadap Kualitas Air Tanah Dangkal Di Kecamatan Sukun kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si, (II) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si., M.Si.

 

Kata Kunci :  Limbah Kulit, Kualitas air tanah dangkal

 

Pembuangan limbah cair pada penyamakan kulit diharuskan melalui IPAL (instalasi pengolahan air limbah) agar limbah cair tersebut dapat dibuang di saluran air milik masyarakat dengan memenuhi standar baku mutu limbah cair. Pembuangan limbah cair tanpa melalui IPAL menyebabkan perairan di sekitar pabrik penyamakan kulit tercemar. Pencemaran ini dibuktikan dengan adanya indikasi bau menyengat menyerupai telur busuk yang merupakan bau khas gas hidrogen sulfida sisa penyamakan kulit. Air yang memiliki bau khas ini biasanya masih digunakan oleh warga sekitar pabrik tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Adanya bau yang mengindikasikan adanya pencemar di dalam air serta penggunaan air tersebut oeh penduduk menimbulkan pertanyaan tentang kualitas atau kelayakan air tanah tersebut untuk digunakan sebagai kebutuhan penduduk sehari-hari. Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui keterkaitan antara jarak sumur pensusuk dari titik pembuangan limbah dengan jumlah pencemar yang terkandung di dalam air.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis kualitas limbah pada industri pengolahan dan penyamakan kulit berdasarkan standar baku mutu air limbah menurut SK. GUB No. 45 Tahun 2002, dan (2) untuk menganalisis kualitas air tanah dangkal/sumur gali penduduk di sekitar saluran pembuangan limbah cair pabrik pengolahan kulit berdasarkan standar baku mutu air PP. RI No. 82 Tahun 2001, dan (3) menganalisis hubungan jarak sumur gali/air tanah dangkal dari pabrik pengolahan dan penyamakan kulit terhadap kualitas air tanah dangkal di Kelurahan Ciptomulyo Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan metode area sampling yang digunakan karena jarak setiap sumur terhadap titik pembuangan limbah tidak sama. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan pengolahan melalui uji laboratorium dengan beberapa parameter. Parameter tersebut adalah TSS, COD, krom total dan sulfida pada air limbah, sedangkan parameter COD, krom total, dan sulfida untuk air tanah. Tidak adanya parameter TSS pada air tanah disebabkan air tanah tidak memiliki warna atau jernih sehingga diasumsikan bahwa jumlah total padatan terlarut (TSS) pada air tersebut rendah. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis uji Spearman's Rank dan deskriptif komparatif.

Hasil pada penelitian ini adalah Limbah cair penyamakan kulit di Kelurahan Ciptomulyo berada diatas standar baku mutu yang ditetapkan. Kandungan pencemar semakin berkurang seiring dengan semakin jauhnya lokasi pembuangan limbah cair dari titik pengambilan sampel/sumur penduduk dengan nilai korelasi -0,275 yang berarti memiliki korelasi yang sangat rendah.