SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VIII Semester 1 MTs Surya Buana Malang

NOFITA SARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Nofita. 2010. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VIII Semester I MTs Surya Buana Malang Pada Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Permasalahan Kependudukan dan Upaya Penanggulangannya. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amiruddin, M.Pd.  (II) Drs. Dwiyono Hari Utomo. M.Pd, M.Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Model JIGSAW, hasil belajar

 

Berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan di MTs Surya Buana Malang diketahui bahwa pembelajaran IPS masih didominasi oleh ceramah meskipun kadang-kadang terdapat variasi seperti tanya jawab dan diskusi. Akan tetapi pembelajaran tersebut dirasa kurang efektif melatih siswa dalam memecahkan masalah. Sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa kurang memuaskan. Hal ini dapat dilihat pada hasil belajar kelas VIII B yang menunjukkan hanya 9 siswa yang nilainya telah memenuhi KKM sedangkan 15 siswa nilainya belum memenuhi KKM.

Penelitian ini dilaksanakan di MTs Surya Buana Malang dengan subjek penelitian kelas VIII B yang berjumlah 24 siswa, pada materi permasalahan kependudukan dan upaya penanggulangannya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data hasil belajar dengan menggunakan tes yang dilakukan setiap akhir siklus. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw..

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata kelas siswa sebelum dan setelah tindakan. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa sebesar 68,08 dan ketuntasannya 67%. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan data awal (pra tindakan) yaitu 63,91 dengan nilai ketuntasanya 37%. Kemudian meningkat pada siklus II sebesar 80,08 dengan nilai ketuntasan 91%. Jumlah siswa yang sudah tuntas sebelum tindakan sebesar 9 siswa kemudian pada siklus I meningkat menjadi16 siswa dan pada siklus II meningkat menjadi 22 siswa. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas VIII B MTs Surya Buana Malang.