SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN KAWASAN OBJEK WISATA AIR TERJUN HARATAI KECAMATAN LOKSADO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN KALIMANTAN SELATAN

MARIYANA ULFAH

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Ulfah, Mariyana. 2010. Studi Kelayakan Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Haratai Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M. Si.

 

Kata kunci: kelayakan, pengembangan, objek wisata.

 

Perkembangan pariwisata selalu mengikuti kebutuhan dan keinginan masyarakat sebagai penikmat utama. Pola konsumsi masyarakat untuk berwisata sekarang ini tidak hanya untuk menikmati suasana saja namun mereka juga ingin menikmati aktivitas lain dengan sarana pendukung atraksi wisata yang disediakan. Pergeseran pola konsumsi masyarakat ini tidak bisa diikuti oleh Air Terjun Haratai sehingga objek ini banyak ditinggalkan oleh peminatnya. Terkait dengan permasalahan penelitian maka muncul suatu pertanyaan penelitian yaitu "Bagaimanakah Kelayakan Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Haratai Ditinjau Dari Aspek Daya Dukung Lahan, Daya Dukung Sarana Prasarana, Dan Daya Dukung Sosial Budaya Masyakatnya?".

Berdasarkan pertanyaan penelitian di atas, maka perlu dilakukan studi kelayakan objek wisata Air Terjun Haratai sebagai objek wisata di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Adapun tujuan studi ini adalah: (1) untuk mengetahui tingkat kelayakan aspek daya dukung lahan pada objek wisata Air Terjun Haratai; (2) untuk mengetahui tingkat kelayakan aspek daya dukung sarana prasarana pada objek wisata Air Terjun Haratai; dan (3) untuk mengetahui kondisi sosial budaya masyarakat dalam mendukung pengembangan objek wisata Air Terjun Haratai.

Kelayakan (feasibility) yang dimaksudkan tidak mengacu pada untung rugi secara ekonomis namun hanya sebatas untuk mengetahui apakah memang objek wisata Air Terjun Haratai mempunyai sumberdaya yang potensial dan memadai untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka sasaran yang dilakukan antara lain identifikasi potensi objek yang dilihat dari aspek daya dukung lahan, daya dukung sarana prasarana, dan daya dukung sosial budaya masyarakat setempat.

Metode pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode penelitian survei dengan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan pedoman penskoran.

Berdasarkan hasil analisis dengan pedoman penskoran maka diperoleh hasil bahwa: (1) daya dukung lahan yang ada pada kawasan objek wisata Air Terjun Haratai memiliki skor sebesar 85 poin (termasuk ke dalam interval 76 - 94, yaitu sangat memenuhi syarat dilakukannya pengembangan pariwisata/sudah layak; (2) daya dukung sarana dan prasarana dengan skor sebesar 40 poin (termasuk ke dalam interval 28 - 42, yaitu kurang layak/kurang memadai); dan (3) daya sosial budaya masyarakat setempat yang ada di kawasan Objek Wisata Air Terjun Haratai dengan skor sebesar 13 poin (termasuk ke dalam interval 13 - 16, yaitu mendukung).