SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Fertilitas Dengan Kondisi-Kondisi Sosial Ekonomi Masyarkat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan

Melly Selfita Dian Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Melly Selfita Dian.2010. Hubungan Fertilitas Dengan Kondisi-Kondisi Sosial Ekonomi Masyarkat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Drs. Djoko Soelistijo, M.Si. Pembimbing II Drs. Singgih Susilo, M.Si.

 

Kata Kunci: Fertilitas, Usia kawin pertama, Pemakaian alat kontrasepsi, Tingkat pendapatan, Tingkat pendidikan, Nilai anak dan Status keluarga.

 

Fertilitas merupakan kemampuan seseorang wanita secara riil untuk melahirkan atau jumlah anak hidup. Fertilitas merupakan salah satu penyebab utama terjadinya pertumbuhan penduduk. Fertilitas yang tinggi tidak akan menutup kemungkinan terjadi ledakan penduduk. Besar kecilnya fertilitas pada masyarakat berhubungan dengan kondisi sosial budaya masyarakat tersebut melalui variabel antara.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fertilitas pada wanita pasangan usia subur/produktif , hubungan usia kawin pertama istri dengan fertilitas, hubungan antara lama pemakaian alat kontrasepsi dengan tingkat fertilitas, hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan fertilitas, hubungan tingkat pendidikan dengan fertilitas, hubungan nilai anak dengan tingkat fertilitas, hubungan status keluarga dengan tingkat fertilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan populasi ibu rumah tangga usia produktif.

Teknik analisa data yang digunakan pada variabel penelitian adalah analisa tabulasi, baik tabulasi silang maupun tunggal. Sedangkan untuk menguji hipotesa yang diajukan dilakukan analisis korelasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keenam variabel independen tidak semuanya mempunyai hubungan terhadap fertilitas. Variabel usia kawin pertama, lama pemakaian alat kontrasepsi, pandangan terhadap nilai anak mempunyai hubungan dengan fertilitas. Tiga variabel yang lain yaitu tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan status keluarga tidak mempunyai hubungan  terhadap fertilitas. Dimana fertilitas penduduk Kecamatan Tlanakan tergolong tinggi karena jumlah anak lahir hidup rata-rata diatas dua jiwa dari seorang ibu rumah tangga usia produktif.