Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Harga Diri dan Resiliensi pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Komplikasi Ulkus Diabetikum

sari leni tika

Abstrak


RINGKASAN

Sari, Leni Tika. 2019. Hubungan Harga Diridan Resiliensi pada Pasien Diabetes Mellitus yang mengalami Komplikasi Ulkus Diabetikum di Klinik Diva Sejahtera Blitar. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing ; Drs. H. Mohammad Bisri, M.Si.

Kata kunci : harga diri, resiliensi, diabetes mellitus, ulkus diabetikum.

Harga diri merupakan evaluasi diri atau penghargaan individu terhadap diri sendiri yang meliputi penghargaan terhadap kebermanfaatan diri serta kemampuan individu dalam menghadapi masalah dalam mempertahankan orientasi dalam menghadapi realita.  Resiliensi adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk bertahan menghadapi tekanan dan penderitaan. Harga diri yang rendah merupakan  gangguan konsep diri yang dapat muncul pada penderita diabetes mellitus dengan komplikasi ulkus diabetikum.Harga diri yang rendah dapat menimbulkan kecemasan pada penderitanya dan dapat mengganggu proses jalannya pengobatan. Pasien yangtidak menjalani pengobatan secara teratur, tidak resilien karena mereka tidak tahu cara bertahan dalam menghadapi penderitaan dan tekanan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini  yaitu orang yang menderita diabetes mellitus dengan komplikasi ulkus diabetikum di klinik Diva Sejahtera Blitar dan sampel penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan data penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala  harga diri dengan reliabilitas 0,953 dan skala resilliensi dengan reliabilitas 0,948. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan skor z dan uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi product moment Pearson.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien  diabetes mellitus dengan komplikasi ulkus diabetikum di klinik Diva Sejahtera Blitar 

(1)  memiliki harga diri yang tinggi sebesar  53% dari jumlah sampel

(2) memiliki tingkat resiliensi yang tinggi sebesar 60% dari jumlah sampel

(3) terdapat hubungan yang positif antara harga diri dan resiliensi pada pasien diabetes mellitus dengan komplikasi ulkus diabetikum di klinik Diva Sejahtera Blitar dengan nilai signifikansi0,001dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,555 yang artinya semakin tinggi harga diri yang dimiliki maka  kemampuan resiliensi yang dimiliki pasien akan semakin tinggi. Saran  yang diberikan dari hasil penelitian ini ialah

(1) bagi pasien untuk lebih menerima dirinya sendiri dan menghargai yang dimilikinya sehingga akan meningkatkan harga diri pada dirinya sendiri

(2) bagi klinik Diva Sejahtera memberikan pengarahan  pada pasien mengenai pentingnya menghargai diri sendiri pada pasien

(3) untuk peneliti selanjutnya untuk mengembangkan variabel lain yang juga memiliki kemungkinan berhubungan dengan tinggi rendahnya resiliensi.