Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kesejahteraan Psikologis pada Lansia yang Tinggal Bersama Keluarga dan Lansia yang Tinggal di Panti Jompo

sari luthfi yunita

Abstrak


                                                 ABSTRAK
Sari, Lutvi Yunita. 2019. Perbedaan Kesejahteraan Psikologis Pada Lansia yang Tinggal Bersama Keluarga dan Lansia yang Tinggal di Panti Jompo. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed. (II) Drs. H. Mohammad Bisri, M.Si.
Kata Kunci: kesejahteraan psikologis, lansia, keluarga, panti jompo.
Kesejahteraan psikologis merupakan hal yang penting sebagai salah satu pencapaian dalam kehidupan seseorang, termasuk lansia. Lansia dikatakan memiliki kesejahteraan psikologis yang baik dengan melihat dari beberapa komponen yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi,penguasaan terhadap lingkungan, keterarahan hidup,dan pengembangan diri.Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut:
(1) mengetahui tingkat kesejahteraan psikologis lansia tinggal bersama keluarga,
(2) mengetahui tingkat kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal di panti jompo,
(3) mengetahui apakah ada perbedaan kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal bersama keluarga dan lansia yang tinggal di panti jompo di kecamatan Pandaan kabupaten Pasuruan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan deskriptifkomparatif. Subjekpenelitian yaitu lansia dengan usia 60 tahun ke atassebanyak masing-masing 30 lansia yang tinggal bersama keluarga dan 30 lansia yang tinggal di panti jompo denganmenggunakanteknikpurposive sampling. Instrumenpenelitian yang digunakandalampengambilan data menggunakanskalakesejahteraan psikologis. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test diperoleh t-hitung sebesar 3,832 dan koefisien probabilitasnya 0,000 artinya ada perbedaan yang signifikan kesejahteraan psikologis pada lansia yang tinggal bersama keluarga dan lansia yang di panti jompo, sehingga hipotesis diterima. Hasil menunjukkan bahwa
(1) tingkat kesejahteraan psikologis lansia yang tingal bersama keluarga berada pada kategori tinggi,
(2) lansia yang tinggal di panti jompo berada pada kategori tinggi,
(3) ada perbedaan kesejahteraan psikologis padalansia yang tinggal bersama keluarga dan lansia yang tinggal di panti jompo. Pada penelitian ini berdasarkan mean yang memiliki kesejahteraan psikologis lebih tinggi yaitu pada kelompok lansia yang tinggal di panti jompo.
Berdasarkan hasil penelitian saran praktis adalah agar subjek lansia tetap mempertahankan stabilitas pemikiran yang positif, menambah interaksi sosial, dan tetap melatih kemampuan fisik, motorik, maupun kognitifnya agar kesehatan terjaga dan memperlambat dimensia. Sedangkan untuk anggota keluarga maupun pekerja sosial yang membantu merawat lansia agar tetap memperhatikan kebutuhan fisik dan psikis lansia serta intens mengajak lansia berkomunikasi. Saran untuk peneliti selanjutnya agar menambah dan mengembangkan penelitian lebih mendalam serta mengadakan penelitian terkait aspek lain yang menjadi faktor kesejahteraan psikologis.

                                                ABSTRACT

Sari, LutviYunita. 2019. Differences in Psychological Well-being in the Elderly Who Live with Families and Seniors who Live in Nursing Homes. Undergratuated Thesis, Faculty of Educational Psychology, State University of Malang. Supervisor: (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan,M.Si., M.Ed. (II) Drs. H. Mohammad Bisri,M.Si.
Keywords: psychological well-being, elderly, family, nursing home.
Psychological well-being is important as one of the achievements in one's life, including the elderly. Elderly is said to have good psychological well-being by looking at several components, there are self-acceptance, positive relationships with others, autonomy, mastery of the environment, direction of life, and self-development. The objectives of this study are:
(1) knowing the level of psychological well-being of the elderly living with family,
(2) knowing the level of psychological well-being of the elderly living in nursing homes, (
3) knowing whether there are differences in the psychological well-being of the elderly living with family and elderly living in nursing homes in the Pandaan sub-district of Pasuruan.
The research method used is a quantitative approach with a comparative descriptive approach. The research subjects were the elderly with the age of 60 years and over as many as 30 elderly who lived with their families and 30 elderly who lived in nursing homes using a purposive sampling technique. The research instrument used in data collection uses a psychological well-being scale.The results of hypothesis testing using Independent Sample t-Test obtained t-count of 3,832 and the probability coefficient of 0,000 means that there is a significant difference in psychological well-being in the elderly who live with family and elderly in nursing homes, so the hypothesis is accepted. The results show that
(1) the level of psychological well-being of the elderly who live with the family is in the high category,
(2) the elderly who live in nursing homes are in the high category,
(3) there are differences in psychological well-being of the elderly living with family and elderly in a nursing home. In this study based on the mean which has a higher psychological well-being in the group of elderly people who live in nursing homes.
Based on the results of the research, practical advice is for the elderly subjects to maintain the stability of positive thinking, increase social interaction, and keep practicing their physical, motor and cognitive abilities so that health is maintained and slows down dementia. Whereas for family members and social workers who help care for the elderly to continue to pay attention to the physical and psychological needs of the elderly and intensely invite the elderly to communicate. Suggestions for further researchers to add and develop more in-depth research and conduct research related to other aspects that are factors of psychological well-being.