Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sumbangan Efektif Beban Perawatan dan Keberfungsian Keluarga terhadap Sikap Keluarga Penderita Skizofrenia pada Masa Perawatan di Kota/Kabupaten Malang

NATANAEL EUNIKE LEONITA PUTRI

Abstrak


Abstrak

Natanael, Eunike Leonita Putri. 2019. Sumbangan Efektif Beban Perawatan dan Keberfungsian Keluarga terhadap Sikap Keluarga Penderita Skizofrenia pada Masa Perawatan di Kota/Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Pravissi Shanti, S. Psi., M. Psi

Kata kunci: beban perawatan, keberfungsian keluarga, sikap, skizofrenia

Keluarga penderita skizofrenia sebagai caregiver informal penderita skizofrenia dan lingkungan terdekat dapat mengembangkan respon yang favorable maupun unfavorable terhadap perawatan skizofrenia berdasar pada kemampuan menyesuaikan diri atau mengatasi situasi penuh tekanan pada masa perawatan skizofrenia. Kota/Kabupaten Malang merupakan kota ketiga dengan jumlah penderita skizofrenia terbanyak di Jawa Timur, disertai prevalensi kejadian pemasungan yang cukup tinggi. Hal ini mengungkap bahwa perawatan skizofrenia di Kota/Kabupaten Malang belum efektif, padahal wilayah Malang raya memiliki akses kesehatan yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sumbangan efektif beban perawatan dan keberfungsian keluarga terhadap sikap keluarga pada masa perawatan skizofrenia.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan regresi berganda. Subyek dalam penelitian ini 30 orang anggota keluarga penderita skizofrenia. Tiga instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala beban perawatan dengan 22 aitem valid dan koefisien reliabilitas sebesar 0,904, skala keberfungsian keluarga dengan 60 aitem valid dan koefisien reliabilitas sebesar 0,891, dan skala sikap keluarga terhadap perawatan dengan 37 aitem valid dan koefisien reliabilitas sebesar 0,934.

Hasil penelitian ini mengungkap koefisien regresi sebesar 0,837, sehingga ada hubungan positif yang siginifikan antara beban perawatan dan keberfungsian keluarga secara simultan dengan sikap keluarga terhadap perawatan skizofrenia di Kota/Kabupaten Malang. Sumbangan efektif beban perawatan pada sikap keluarga terhadap perawatan skizofrenia, yaitu sebesar 28,3%; sedangkan keberfungsian keluarga sebesar 65,8%. Secara simultan, beban perawatan dan keberfungsian keluarga terungkap mempengaruhi terbentuknya sikap keluarga terhadap perawatan skizofrenia sebesar 70%; dengan demikian masih terdapat faktor lain sebesar 30% yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. Saran penelitian ini bagi keluarga penderita skizofrenia diharapkan mempertahankan keterikatan serta hubungan interpersonal dengan anggota keluarga penderita skizofrenia dengan cara mempertahankan perasaan positif selama bersama penderita skizofrenia, tidak menunjukkan sikap diskriminatif dan berusaha memahami serta menerima situasi; meningkatkan keterlibatan yang bersifat suportif dengan perawatan skizofrenia dengan cara menggali pengetahuan tentang skizofrenia sesuai dengan yang dibutuhkan untuk mendukung perawatan.