Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Psychological Well-Being pada karyawan Hotel Ijen Suites Resort and Convention Malang

pradipa indah

Abstrak


RINGKASAN

Pradipa, Indah. 2019. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Psychological

Well-Being Pada Karyawan Hotel Ijen Suites Resort And Convention Malang. Skripsi, Jurusan   Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistiyorini S.Psi, M.Psi

Kata kunci: Beban Kerja, Psychological Well-Being, Karyawan.

Psychological Well-Being adalah suatu penilaian terhadap diri sendiri dimana individu  memiliki kesehatan mental yang positif yang dapat menerima dan mengakui keadaan pada dirinya, memiliki perasaan yang hangat dengan orang lain, mandiri, mampu menciptakan kondisi yang sesuai dengan keadaan psikisnya, mempunyai arah tujuan hidup yang jelas, serta mampu mengembangkan potensinya secara terus – menerus. Salah satu faktor yang mempengaruhi psychological well-being pada karyawan adalah tuntutan pekerjaan. Beban kerja adalah sejauh mana kapasitas individu pekerja dibutuhkan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepada individu tersebut, yang dapat diindikasikan dari jumlah pekerjaan yang harus dilakukan, batasan waktu yang dimiliki oleh pekerja dalam menyelesaikan tugasnya, dan dengan target tertentu yang berkaitan dengan kapasitas maksimum. Tuntutan pekerjaan seperti beban kerja yang diberikan perusahaan, tuntutan emosional, kelelahan, dan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kesejahteraan psikologis karyawan.

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah hubungan antara beban kerja dengan psychological well-being. Penelitian ini melibatkan 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan analisis full time equivalent untuk beban kerja dan pengumpulan data untuk psychological well-being menggunakan skala Likert yang terdiri 48 aitem valid dan realibilitas sebesar 0,741. Hasil penelitian menunjukan bahwa 52,5% karyawan memiliki beban kerja tinggi, dan 47,5% karyawan memiliki beban kerja yang rendah, serta 46,25% karyawan memiliki psychological well-being rendah, dan 53,75% karyawan memiliki psychological well-being tinggi. Penelitian ini memiliki nilai signifikansi kolerasi r = 0,412, p = 0,000 < 0,05 yang artinya adanya hubungan positif signifikan beban kerja dengan psychological well-being pada karyawan Hotel Ijen Suites Convention Malang

Saran dari penelitian ini adalah untuk perusahan agar mendistribusikan beban kerja secara seimbang kepada semua karyawan dengan insentif yang sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Untuk karyawan agar dapat mengatur beban kerja yang diberikan perusahaan, dan mengembangkan psychological well-being yang dimiliki. Untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian dengan subjek responden yang berbeda, sehingga dapat membandingkan hasil penelitian yang didapat  apakah sama atau berbeda ketika responden penelitian beragam, dan mampu mengembangkan penelitian lebih baik,

SUMMARY

Pradipa, Indah. 2019. The Correlation Between Workload and PsychologicaL

Well-Being at Hotel Ijen Suites Resort And Convention Malang. Thesis, Departement of Psychology, Faculty of Educational Psychology, State Universty of Malang. Supervisor (I) Diyah Sulistiyorini S.Psi, M.Psi

Keywords: Workload, Psychological Well-Being, employee

Psychological Well-Being is an assessment of oneself where an individual has positive mental health that can accept and acknowledge his condition, has a warm feeling with others, is independent, is able to create conditions that are in accordance with his psychological state, has a direction of life clear, and able to develop its potential continuously. Workload is the extent to which the capacity of individual workers is needed in completing tasks assigned to the individual, which can be indicated from the amount of work that must be done, the time limit possessed by the worker in completing his task, and with certain targets related to maximum capacity. Workload is a demand of a job. Job demands include, high or low workloads, can affect an individual's physical health and have a time limit for completing a job. One of the factors that influence psychological well-being on employees is the job demand. Psychological well-being can be influenced by several things, namely personality factors, individual differences, emotions, physical health, relationship attachment, social status and wealth and achievement of goals.

The purpose of this study was to find out whether there was a relationship between workload and psychological well-being. This study involved 80 respondents were selected using purposive sampling techniques. Instruments of research include  full time equivalent analysis for workload and  for psychological well-being using a Likert scale consisting of 48 valid and reliability items of 0.741. The results showed that 52.5% of employees have a high workload, and 47.5% of employees have a lower workload, as 46.25% of employees have a lower psychological well-being, and 53.75% of the employees have the psychological well-being high. This research has significance correlation value of r = 0,412, p = 0,000 < 0,05, which means a positive relationship between workload with psychological well-being of employees Suites Convention Hotel Ijen Malang

Suggestions from this study is for companies that distribute workload in a balanced manner to all employees with the appropriate incentives with a given workload. For employees to be able to adjust the workload of a given company, and develop psychological well-being owned. For further research is hoped to do research with respondents of different subjects, so as to compare the results obtained are the same or different when respondents diverse research, and are able to develop better research.