Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Self Esteem pada Siswa SMP Pelaku Bullying di Kota Malang

Wahyuni Nur

Abstrak


 

RINGKASAN

Wahyuni, Nur. 2019. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Self Esteem pada Siswa SMP Pelaku Bullying di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang;

Pembimbing

(I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si,

(II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Self Esteem dan Pelaku Bullying

Tujuan dari penelitian yaitu

(1) mengetahui gambaran kecerdasan emosional pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang,

(2) mengetahui gambaran self esteem pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang, dan

(3) mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan self esteem pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Subyek penelitian sebanyak 42 pelaku bullying. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan 2 instrumen yaitu skala kecerdasan emosional dan self esteem yang dibuat peneliti berdasarkan teori aspek aspek kecerdasan emosional menurut Goleman (dalam Mar’at 2015) dan aspek-aspek self esteem menurut Coopersmith (dalam Suhron, 2016). Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment dan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 21 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang

(1) sebagian besar berada pada klasifikasi rendah. Self esteem pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang

(2) sebagian besar berada pada klasifikasi tinggi.

(3) terdapat hubungan negatif antara kecerdasan emosional dan self esteem pada siswa SMP pelaku bullying di Kota Malang.

Saran-saran yang diberikan peneliti bagi sekolah yaitu, pihak sekolah diharapkan lebih memperdalam lagi kasus bullying, pihak sekolah juga diharapkan memperdalam alasan-alasan seperti hanya bercanda dari pelaku bullying karena alasan tersebut banyak digunakan sebagai alibi pelaku bullying. Pihak sekolah juga diharapkan membuat program-program untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan mengarahkan self esteem kearah yang lebih positif. Salah satu program yang dapat digunakan adalah konseling kelompok. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih mampu menggali faktor-faktor lain yang memiliki kaitan dengan perilaku bullying atau lebih tepatnya self esteem pada pelaku bullying. Peneliti selanjutnya juga diharapkan melakukan metode penelitian eksperimen dengaan judul ini agar memberikan dampak secara langsung kepada pelaku bullying.