Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Peningkatan Resiliensi Siswa SMP yang Berisiko Bullying Berbasis Program Prevensi Klinis

Bunga Wahyu Hapsari

Abstrak


ABSTRAK

 

Hapsari, Bunga Wahyu. 2017. Perbedaan Peningkatan Resiliensi Siswa SMP yang beresiko Bullying Berbasis Program Prevensi Klinis. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.

Kata Kunci: prevensi klinis, resiliensi, siswa SMP.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Peningkatan Resiliensi Siswa SMP yang beresiko Bullying Berbasis Program Prevensi Klinis. Penelitian ini telah diuji coba pada siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri  di Malang pada tanggal 31-2 juni 2017 dengan skala resiliensi 44 aitem. Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengambilan data yaitu dengan skala resiliensi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan sampel penelitian siswa SMP yang memiliki resiliensi rendah berjumlah 30 siswa menggunakan teknik random sampling. Uji validitas skala resiliensi diperoleh pernyataan 29 aitem valid dengan tingkat reliabilitas 0,882 pada  Alpha Cronbach.

                  

Resiliensi siswa ditentukan berdasarkan nilai pretest dan posttest. Selisih nilai yang menjadi acuan keberhasilan dalam penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis  independent sample t-test  diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,01, artinya ada Perbedaan Peningkatan Resiliensi Siswa SMP yang beresiko Bullying Berbasis Program Prevensi Klinis.

 

Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa ada Perbedaan Peningkatan Resiliensi Siswa SMP yang beresiko Bullying Berbasis Program Prevensi Klinis. Program ini melatih siswa agar memiliki resiliensi yang lebih baik. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan waktu sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah. Guru diharapkan dapat menerapkan program prevensi klinis pada jam Bimbingan Konseling.

 

 

ABSTRACT

 

Hapsari, Bunga Wahyu. 2017. The Differences in Increased Junior High School student Resilience at Risk of Bullying Based on Clinical Prevention Programs. Undergraduated Thesis, Faculty of Educational Psychology, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.

 

Keywords: Clinical Prevention, Resilience, Junior High School Student .

 

The purpose of this study was to determine the Differences in Increased Junior High School student Resilience at Risk of Bullying Based on Clinical Prevention Programs. This study has been tested on public junior high school student in malang on 31-2 june 2017 with 44 aitem resilience’s scale. The instrument used in data collection is resilience’s scale. The method used is quantitative experiment with a sample 30 student of student had low resilience used random sampling method. resilience’s scale validity test obtained ststements 29 valid aitem with level reliability 0,882 at alpha Cronbach.

 

Student’s resilience is determined based on the value pretest and posttest. The difference is that the reference value in the success of this study. The analysis is comparative descriptive analysis. The results of hypothesis testing using independent sample t-test gain score obtained significance value of 0.01, meaning that there is a differences in increased junior high school student resilience at risk of bullying based on clinical prevention programs.

 

Based on the analysis we conclude that there is a differences in increased junior high school student resilience at risk of bullying based on clinical prevention programs. This program trains students to have better resilience. Future studies are expected can consider the time according to the curriculum applicable in school. Teachers are expected to apply this clinical prevention program in counseling hours.