Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP INTENSI TURNOVER KARYAWAN DEPARTEMEN AIR JET LOOM PT. BEHAESTEX CABANG PASURUAN

Reza Permana Putra

Abstrak


Putra, Reza Permana. 2017. Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Intensi Turnover Karyawan Departemen Air Jet Loom
PT. BEHAESTEX Cabang Pasuruan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si, (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi.

Kata Kunci    : kepuasan kerja, komitmen organisasi, intensi turnover

 

Tujuan penelitian ini didasari oleh adanya fakta-fakta yang ditemukan di lapangan, yaitu setiap bulan selalu ada karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan, walaupun melanggar perjanjian kontrak yang telah disepakati. Padahal perusahaan ini selalu mentargetkan untuk kenaikan jumlah produksi setiap tahunnya, tetapi rencana tersebut selalu gagal karena tingginya tingkat turnover pada karyawan operator produksi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ppengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap intensi turnover karyawan PT. BEHAESTEX Cabang Pasuruan Bagian Departemen Air Jet Loom. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan regresional. Populasi sebanyak 400 karyawan dan diambil 55 karyawan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kepuasan kerja sebanyak 33 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,949, skala komitmen organisasi sebanyak 24 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,919, dan skala intensi turnover sebanyak 23 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,853.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki kepuasan kerja tinggi 60%, dan yang memiliki kepuasan kerja rendah 40%. Karyawan yang memiliki komitmen organisasi tinggi 52,7%, dan yang memiliki komitmen organisasi rendah 47,3%. Karyawan yang memiliki intensi turnover rendah 56,4% dan yang memiliki intensi turnover tinggi 43,6%. Terdapat pengaruh negatif antara kepuasan kerja terhadap intensi turnover dengan nilai B -0,336. Tidak ada pengaruh antara komitmen organisasi terhadap intensi turnover dengan nilai B -0,182. Terdapat pengaruh secara simultan antara kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap intensi turnover dengan angka koefisien determinasi 0,514. Saran yang bisa diberikan terkait hasil penelitian ini adalah 1) bagi perusahaan penelitian ini dapat digunakan rujukan untuk meningkatkan lagi tingkat kepuasan kerja dan komitmen organisasi karyawan dengan cara memperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasi, 2) bagi karyawan untuk semakin komunikatif terhadap atasan mengenai permasalahan pada pekerjaan 3) bagi peneliti selanjutnya untuk menambah variabel penelitian yaitu stress kerja, dan budaya organisasi,  agar pembahasan menjadi lebih kompleks dan memperluas cakupan subjeknya ke setiap departemen sehingga hasilnya dapat digeneralisasi dengan baik.