Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penelitian Studi Kasus Pengambilan Keputusan Berhenti Merokok pada Lanjut Usia di Malang

Widyakrisna Intantya Firdayanti

Abstrak


Pengambilan keputusan adalah proses mengidentifikasikan alternatif yang ada sehingga dapat dipilih yang paling sesuaidengan nilai dan tujuan individu untuk mendapatkan solusi dari masalah tertentu.Banyak orang yang mengetahui bahaya merokok, namun jumlah perokok setiap tahun tidak pernah berkurang. Perilaku merokok dapat di jumpai pada semua kalangan umur mulai dari anakanak, remaja, dewasa, bahkan lanjut usia.

            Lanjut usia adalah bagian dari proses dimana seseorang mengalami penurunan kemampuan fisik, mental dan sosial secara bertahap.Kerentanan kondisi dan kebiasaan merokok lanjut usia terkadang membuat mereka merasa bimbang antara mulai mempertimbangkan berhenti menghisap rokok atau tetap melanjutkan kebiasaan merokok. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkapbagaimana proses pengambilan keputusan pada lanjut usia dan apa saja yang menjadi pertimbangan lanjut usia dalam proses membuat keputusan.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model penelitian studi kasus. Partisipan pada penelitian ini adalah tiga lanjut usia  yang telah berhenti merokok. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kualitatif jenis wawancara terarah dan observasi terstruktur. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dan validasi data menggunakan triangulasi perspektif, validasi responden, dan triangulasi metode.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan bukanlah sesuatu yang bisa dirumuskan secara pasti, namun dipengaruhi oleh berbagai faktor. Proses pengambilan keputusan berhenti merokok pada lanjut usia melibatkan kejadian yang kuat, yang bisa membangkitkan kecemasan untuk berubah. Dalam prosesnya, akan muncul dilema antara keinginan yang ada dalam diri dan kondisi yang sedang dihadapi. Faktor-faktor internal dan kesadaran kesehatan juga berpengaruh pada proses pengambilan keputusan. Pada tahap pertimbangan alternatif, secara tidak sadar mulai mengembangkan modifikasi perilaku psikologi. Pengaruh dukungan sosial cukup besar dalam proses pengambilan keputusan berhenti merokok. Setelahnya, akan ada periode yang menyenangkan dimana keputusan telah diambil dapat diaplikasikan dalam hidup. Selama dapat konsisten dengan keputusannya, meskipun mendapatkan feedback negatif dari lingkungan sekitar, maka hal itu tidak akan berpengaruh pada diri pengambil keputusan.