Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang

Anis Dhiyah Nur Solikhah

Abstrak


ABSTRAK

 

Solikhah, Anis Dhiyah Nur. 2016. Hubungan antara Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi.

 

Kata Kunci: kemampuan komunikasi interpersonal, kontrol diri

 

Remaja mempunyai kebutuhan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, akan tetapi membangun hubungan dengan orang lain tidak mudah. Kontrol diri merupakan salah satu faktor yang berperan dalam komunikasi interpersonal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Jumlah remaja Lembaga Tinggi Pesantren Malang 285, terdiri dari 97 laki-laki dan 188 perempuan. Sebanyak 100 remaja digunakan sebagai sampel penelitian dengan teknik simple random sampling. Ada dua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (a) Skala Kontrol Diri dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,906, dan (b) Skala Kemampuan Komunikasi Interpersonal dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,947.

Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif korelasional. Hasil analisis deskriptif dari 100 subjek yang diteliti menunjukkan bahwa 55 (55%) memiliki kontrol diri kategori tinggi dan 45 (45%) memiliki kontrol diri rendah. Hasil analisis deskriptif kemampuan komunikasi interpersonal dari 100 subjek menunjukkan 53 (53%) memiliki kemampuan komunikasi interpersonal tinggi dan 47 (47%) memiliki kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan analisis korelasi pearson product moment diperoleh signifikansi sebesar 0,000 dengan korelasi sebesar 0,637. Artinya bahwa terdapat hubungan antara kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh tiga kesimpulan yaitu (1) terdapat 55% remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang memiliki kontrol diri tinggi, (2) terdapat 53% remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal tinggi, (3) terdapat hubungan positif antara kontrol diri dan komunikasi interpersonal. Artinya, semakin tinggi tingkat kontrol diri remaja maka semakin tinggi kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan pengembangan skala yang baik pada Skala Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Pesantren dapat melakukan kegiatan yang dapat membantu meningkatkan kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal pada santri seperti melalui kegiatan diskusi rutin dan pelatihan.