Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Fundamentalisme Agama sebagai Prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya

Intan Ratnasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Ratnasari, Intan. 2016. Fundamentalisme Agama Sebagai Prediktor Prasangka Terhadap Homo seksual Pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si. (2) Aji Bagus Priambodo, M.Psi.

 

Kata Kunci: prasangka, homoseksual, fundamentalisme agama,

 

Maraknya penolakan dan tindakan diskriminasi terhadap kelompok homoseksual merupakan salah satu perwujudan dari prasangka. Munculnya prasangka terhadap homoseksual itu sendiri dikarenakan homoseksual dianggap sebagai sesuatu yang melanggar norma sosial dan norma agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fundamentalisme agama dan prasangka pada subjek penelitian sehingga dapat diketahui berapa besar kontribusi fundamentalisme agama sebagai prediktor prasangka terhadap homoseksual.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk jenis penelitian korelasional. Penelitian dilakukan di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Universitas Brawijaya Malang dengan sampel penelitian sebanyak 83 orang, dengan rentang usia 19-23 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan karakteristik sampel yaitu anggota aktif KAMMI UB. Instrumen yang digunakan berupa Skala Fundamentalisme Agama dan Skala Prasangka terhadap Homoseksual. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah fundamentalisme agama menjadi prediktor atau tidak dari prasangka terhadap homoseksual. Berdasarkan hasil analisis diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1) Sebagian besar Fundamentalisme Agama pada anggota KAMMI Unviversitas Brawijaya berada pada kategori tinggi dengan menggunakan skor T mean=50 dengan deviasi standar = 7,26; (2) Sebagian besar Prasangka terhadap Homoseksual pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya berada pada kategori tinggi; (3) Fundamentalisme Agama merupakan prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya, (R square 0,062, sig.0,023 < 0,05) dengan metode regresi linear sederhana. 

Penelitian selanjutnya diharapkan mencari sampel penelitian lain terutama pada masyarakat umum untuk mengetahui terlebih dahulu tingkat fundamentalisme agama dan besar korelasinya dengan prasangka. Selain itu variabel lain seperti persepsi ancaman, konformitas, dan kepribadian juga perlu dikaji lebih lanjut apakah juga menjadi prediktor prasangka, khususnya pada homoseksual.