Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Konformitas Terhadap Peran Gender Maskulin pada Mahasiswa Etnis Jawa dan Madura di Universitas Negeri Malang

MEGAH RESTININGTYAS

Abstrak


ABSTRAK

 

Restiningtyas, Megah. 2016. Perbedaan Konformitas Terhadap Peran Gender Maskulin pada Mahasiswa Etnis Jawa dan Madura di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed, (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog.

 

Kata Kunci: Konformitas Terhadap Peran Gender Maskulin, Etnis Jawa, Etnis Madura

 

Konformitas terhadap peran  gender  maskulin pada mahasiswa etnis Jawa dan  Madura di Universitas Negeri Malang yaitu perubahan perilaku atau keyakinan untuk menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku terhadap perannya sebagai seorang laki-laki berdasarkan latar belakang etnis Jawa dan  Madura yang memiliki perbedaan karakter utama dari masing-masing etnisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana deskripsi konformitas terhadap peran gender maskulin mahasiswa laki-laki etnis Jawa dan Madura di Universitas Negeri Malang dan untuk mengetahui apakah terdapa tperbedaan konformitas terhadap peran gender maskulin pada mahasiswa laki-laki etnis Jawa dan Madura di Universitas Negeri Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskripsi dan komparasi dengan subjek penelitian 35 orang suku Jawa dan 35 orang suku Madura di Universitas Negeri Malang, instrumen penelitian menggunakan skala Conformity Masculine Norm Inventory 46 (CMNI-46) dengan metode likert menggunakan 72 aitem, kemudian dilakukan uji validitas dan terdapat 30 aitem valid, dan reliabilitas sebesar 0,893. Hasil analisis deskriptif dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa laki-laki suku Jawa dan suku Madura di Universitas Negeri Malang termasuk dalam kategori sedang, yaitu untuk mahasiswa suku Jawa sebesar 80% dan mahasiswa suku Madura sebesar 65,71%. Hasil analisis uji-t diperoleh koefisien t-hitung yaitu 3,850 dan koefisien probabilitasnya sebesar 0,000 pada taraf signifikansi 5%. Nilai p-value (0,000 < 0,05) maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan pada konformitas terhadap peran gender maskulin pada mahasiswa etnis Jawa dan Madura di Universitas Negeri Malang.

Saran yang dikemukakan bagi Subjek penelitian sebaiknya melakukan pertimbangan dalam pergaulan (bias itu perkataan atau cara becanda) agar tidak menimbulkan konflik mengingat terdapat perbedaan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma maskulin pada mahasiswa suku Jawa dan mahasiswa suku Madura. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya menambah atau mengembangkan teori mengenai konformitas khususnya konformitas terhadap peran gender maskulin dan menggunakan teknik sampling yang bias digeneralisasikan. Bagi Psikolog Sosial dan Psikolog Perkembangan, untuk kasus yang berhubungan dengan penyesuaian diri dengan norma-norma maskulin sebaiknya dipertimbangkan dalam pemberian saran atau perlakuan karena terdapat perbedaan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma maskulin pada suku yang berbeda.