Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode Bermain Peran dan Video Psikoedukasi terhadap Perilaku Asertif pada Anak Usia Dini

Annisa Damayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Damayanti, Annisa. 2016. Pengaruh Metode Bermain Peran dan Video Psikoedukasi terhadap Perilaku Asertif pada Anak Usia Dini. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Drs. Moh. Bisri, M.Si

 

Kata kunci: anak usia dini, perilaku asertif, bermain peran, video psikoedukasi.

 

Setiap upaya anak usia dini memenuhi tugas tumbuh kembangnya, tentunya anak mendapat stressor baik secara fisik, psikologis maupun sosial. Penting bagi anak untuk dapat mengatasi stressor-stressor tersebut. Perilaku asertif merupakan salah satu perilaku yang harus dimiliki setiap anak agar ia mampu bersosialisasi dengan baik, sebab masa usia dini merupakan masa awal anak bersosialisasi di wilayah yang lebih luas, tidak lagi sekedar di lingkungan keluarga. Periode usia dini sangat erat kaitannya dengan masa bermain anak, sehingga bermain peran dapat menjadi solusi untuk membentuk perilaku asertif anak. Selain itu anak perlu didukung model berperilaku asertif dengan cara memberikan video psikoedukasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari metode bermain peran dan video psikoedukasi terhadap perilaku asertif.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen-semu, dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group design. Instrumen yang digunakan terbagi menjadi instrumen pengumpulan data dan instrumen perlakuan yang dikembangkan oleh peneliti sendiri. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi perilaku asertif, sedangkan instrumen perlakuan berupa panduan bermain peran dan panduan video psikoedukasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas A1 dan A2 TK Brawijaya II YASRI kota Malang, dengan jumlah subjek penelitian untuk kelompok eksperimen 22 siswa dan 22 siswa untuk kelompok kontrol.

Data yang diperoleh, dinalisis menggunakan uji beda Independent Sampels T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode bermain peran dan video psikoedukasi terhadap peningkatan perilaku asertif pada anak usia dini.

Saran yang diberikan pada guru adalah: 1) bermain peran dan psikoedukasi dapat diterapkan karena cukup kontekstual dengan tingkat perkembangan dan pemahaman anak usia dini, 2) diharapkan jika akan melaksanakan kegiatan bermain peran dan video psikoedukasi perlu untuk meminta bantuan dari sukarelawan karena faktor keterbatasan jumlah guru. Saran untuk peneliti selanjutnya: 1)diharapkan mengkaji pengaruh metode bermain peran dan video psikoedukasi terhdap perilaku lain, 2) perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain penelitian yang berbeda, jumlah subjek yang lebih luas, dan 3) perlu dilakukan penelitian pengembangan panduan metode bermain peran dan video psikoedukasi.