Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERILAKU ALTRUISME PADA RELAWAN BSMI KOTA MALANG DITINJAU DARI SEGI GENDER

muhammad hoky febbi

Abstrak


ABSTRAK

 

Febbi, Muhammad Hoky. 2015. Perilaku Altruisme pada Relawan BSMI Kota Malang Ditinjau dari Gender. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Moh. Irtadji, M.Si., (2) Ike Dwiastuti, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: altruisme, gender, relawan BSMI Kota Malang.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia sebagai mahluk sosial selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Dengan kata lain manusia tidak dapat terhindar dari kebutuhan tolong menolong antara satu individu dengan individu lainnya. Perilaku membantu menolong orang lain termasuk ke dalam perilaku jenis prososial atau lebih khusus disebut sebagai altruisme. Perilaku altruisme adalah perilaku menolong orang lain yang bertujuan untuk meringankan beban orang lain tanpa memikirkan kepentingan sendiri. Gender mempengaruhi perilaku dalam menolong. Hal ini dikarenakan laki-laki dan perempuan mempunyai karateristik yang berbeda dalam tindakan altruisme.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan komparatif. Subjek penelitian ini adalah relawan BSMI Kota Malang yang berjumlah 82 orang relawan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala altruisme. Penyebaran dilakukan via on line, yakni dengan menggunakan google form. Hal ini dikerenakan subjek penelitian yang lokasinya saling berjauhan serta tidak memungkinkan untuk didatangi satu per satu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposif incidental sampling. Analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase dan statistik parametik independent samples t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relawan laki-laki sebanyak 53,5% memiliki perilaku altruisme tinggi sedangkan 46,5% memiliki perilaku altruisme rendah. Sedangkan untuk relawan perempuan 51,3% memiliki perilaku altruisme tinggi sedangkan 48,7% memiliki altruisme rendah. Hasil uji t test memperlihatkan siginifikansi 0,025 (p < 0,05), dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan perilaku altruisme antara relawan laki-laki dan relawan perempuan. Bisa disimpulakan bahwa perilaku altruisme relawan BSMI Kota Malang tergolong tinggi, relawan perempuan lebih tinggi perilaku altruismenya dari pada relawan laki-laki.

Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dikemukakan adalah (1) Bagi ilmuwan psikologi, khususnya peminatan psikologi sosial, diharapkan dapat menambah kajian tentang altruisme karena erat kaitannya dengan kehidupan sosial bermasyarakat.(2) Bagi BSMI Kota Malang sebaiknya mempertimbangkan kembali sebelum mengirim relawan ke lokasi bencana. Hal ini dikarenakan ada perbedaan perilaku altruisme antara relawan laki-laki dan relawan perempuan (3) Bagi peneliti selanjutnya yang ingin melanjutkan atau melakukan penelitian kembali mengenai perilaku altruisme yang ditinjau dari segi gender, dapat melakukan tindak lanjut dengan menambah variabel, populasi penelitian dan mengontrol variabel yang akan mempengaruhi perilaku altruisme seperti profesi, etnis, kepribadian, jenjang pendidikan, dan umur.

 

ABSTRACT

 

Febbi, Muhammad Hoky. 2015. Behavior of Altruism on Volunteer BSMI Malang reviewed from Gender. Thesis, Department Of Psychology, Faculty Of Psychology, State University Of Malang. Supervisor: (1) Dr. Moh. Irtadji, M. Si., (2) Ike Dwiastuti, S. Psi., M. Psi.

 

Keywords: altruism, gender, volunteer BSMI Malang.

In the daily life of humans as social beings always need help from others. In other words a human being can not avoid the need please help one individual with other individuals. Behavior help help others belong to the prosocial type of behavior or more specifically referred to as altruism. The behavior of altruism is behaviour to help others that aims to relieve the burden of others without thinking of his own interests. Gender affects behavior in help. This is because men and women have different characteristics in the Act of altruism.

This research uses a quantitative approach with descriptive and comparative research design. The subject of this research is the volunteer BSMI Malang totalling 82 people volunteers. The instruments used in this study i.e. the scale of altruism. Dissemination is done via on line, using the google form. This is the location of the subject because each other away and not allowed to be seen one at a time. Sampling done by the technique of purposif incidental sampling. Data analysis was performed by descriptive statistics and percentage parametik the independent samples t test. The results showed that the male volunteers as much as 53.5% have high altruism behaviors while 46.5% have low altruism behaviors. As for the female volunteers 51.3% have high altruism behaviors while 48.7% have low altruism. T test test results showed p 0.025 (p < 0.05), it can be concluded that there is a difference between altruism behaviors of volunteer men and women volunteers. Can conclusion that the behavior of the altruism of volunteers BSMI Malang belonged to high, a volunteer women's more altruism than male volunteers.

Based on the research results, the suggestion expressed was (1) for the scientist of psychology, specifically social psychology, expected to add to the study of altruism because it is closely related to the social life of society. (2) For BSMI Malang reconsider before sending volunteers to the disaster site. This is because there is a difference between altruism behaviors of volunteer men and women volunteers (3) For further researchers who wish to continue or do research on the altruism behaviors back in terms of gender, can do a follow-up by adding variables, population research and control variables that will affect the behavior of altruism as a profession, ethnicity, personality, level of education, and age.