Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN SELFEFFICACY DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTRAVERT PADA SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN SALAF AL-QUR’AN ASSYADZILI PAKIS MALANG

M. Agus Asaduddin

Abstrak


ABSTRAK

 

Asaduddin, M. Agus. 2015. Perbedaan Self Efficacy Ditinjau dari Tipe Kepribadian Introvert dan Ekstravert pada Santri Penghafal Al-Qur’an. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M. Si, (II)          Farah Farida Tantiani, S. Psi, M. Psi.

 

Kata kunci: self efficacy, tipe kepribadian introvert dan ekstravert, santri    penghafal Al-Qur’an.

 

Self efficacy adalah keyakinan seseorang pada kemampuan dan kompetensi dirinya untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan, mencapai suatu tujuan, dan dalam menghadapi kendala yang terjadi, serta dalam mengatur dan melaksanakan suatu tindakan yang diperlukan dalam rangka pencapaian hasil usaha. Tipe kepribadian introvert ialah kecenderungan tingkah laku serta sifat-sifat yang dimiliki oleh individu dengan karakteristik yaitu tertutup, kurang suka bersosialisasi, lebih menyukai beraktivitas sendiri dibandingkan bersama-sama. Tipe kepribadian ekstravert ialah kecenderungan tingkah laku serta sifat-sifat yang dimiliki oleh individu dengan karakteristik mempunyai sifat  terbuka, senang berteman dengan siapa saja baik di lingkungan yang lama maupun lingkungan yang baru.

Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan self efficacy ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstravert pada santri penghafal Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian komparatif kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah uji t-test, yang dalam penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan self efficacy ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstravert pada santri penghafal Al-Qur’an.

Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa santri di Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an Assyadzili diperoleh sejumlah 46,4 % santri memiliki self efficacy tinggi dan yang memiliki self efficacy rendah sejumlah 53,6 %, sehingga santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an Assyadzili lebih banyak yang memiliki self efficacy kategori rendah. Santri di Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an Assyadzili yang memiliki tipe kepribadian introvert sejumlah 42,8 %, dan sejumlah 57,2 % santri memiliki tipe kepribadian ekstravert. Nilai sebaran normal (K-S) variabel self efficacy sebesar 0.924 dengan p > 0.05 (p = 0.361) serta nilai sebaran normal (K-S) tipe kepribadian introvert dan ekstravert masing-masing sebesar 0.840 dan 0.880 dengan p > 0.05 (p = 0.480 dan p = 0.410), maka data penelitian telah terditribusi dengan normal. Hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi p > 0.05 (p = 0,116), yang berarti  mempunyai varian sama atau homogen. Uji analisis data dengan menggunakan uji-t dua sample saling bebas (independent sample t-test) diperoleh signifikansi 0,000 < 0,005 diperoleh hasil bahwa ada perbedaan yaitu self efficacy yang tinggi yang identik dengan tipe kepribadian ekstravert memiliki perbedaan dengan self efficacy yang rendah yang identik dengan tipe kepribadian introvert.