Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

dampak perilaku modeling remaja terhadap tokoh idola dalam komik jepang

Ifan Dwiga

Abstrak


ABSTRAK

 

Dwiga, Ifan. 2015. Dampak Perilaku Modeling Remaja terhadap Tokoh Idola dalam Komik Jepang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si. (2) Ninik Setyowati, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: perilaku modeling, remaja, komik Jepang.

 

Ketika anak menginjak masa remaja tokoh idola merupakan hal yang penting dan berfungsi sebagai role model atau teladan bagi dirinya. Namun komik sebagai salah satu bacaan yang digemari remaja sering dianggap minor dan negative oleh pihak-pihak tertentu. Karena komik dianggap merusak bahasa, penyebab kemalasan membaca buku pelajaran, meliarkan khayalan, serta sederetan dampak buruk lainnya termasuk kekerasan dan pornografi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis.

Tujuan penelitian ini ingin mengetahui: (1) Bentuk perilaku modeling remaja terhadap tokoh idola dalam komik Jepang, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku modeling remaja terhadap tokoh idola dalam komik Jepang, dan (3) Dampak perilaku modeling remaja terhadap tokoh idola dalam komik Jepang. Karakteristik subjek penelitian ini adalah: (1) remaja, (2) tertarik pada komik jepang, dan (3) bersedia menjadi partisipan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: (1) wawancara semi terstruktur, dan (2) metode observasi. Teknik trianggulasi sumber dan metode digunakan untuk pengecekan keabsahan data, sedangkan metode perbandingan digunakan untuk analisis data.

Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Bentuk perilaku modeling yang ditiru adalah; kemampuan memecahkan berpikir tokoh idola, cara berpakaian dan meniru sifat tokoh idola. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku modeling adalah: semangat kesamaan gender, keinginan subjek untuk dapat berbuat seperti tokoh idola, menjadi individu yang lebih baik, serta mendapat pengakuan dari lingkungan pergaulannya. (3) Dampak dari perilaku modeling yang diperoleh bersifat positif adalah; (a) meningkatnya kemampuan dan prestasi subjek, sifat tidak mudah menyerah, menjadi lebih dewasa, lebih tenang, lebih kuat dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah; (b) Subjek menjadi lebih peka dan terbuka terhadap lingkungan sekitar, subjek berubah dalam berpenampilan, mendapatkan predikat fashionista dan eksistensi dalam pergaulan. Sebaliknya dampak negatif yang diperoleh dari perilaku modeling adalah  menjadi orang yang bergaya hidup glamor dan suka menghambur-hamburkan waktu dan materi.

Rekomendasi yang diberikan diantaranya adalah bagi para remaja diharapkan mampu untuk lebih memahami aspek dan nilai karakter tokoh idola yang ingin ditiru. untuk peneliti selanjutnya adalah peneliti selanjutnya diharapkan juga dapat lebih mengungkap masalah-masalah yang berhubungan dengan perilaku modeling pada remaja pecinta komik Jepang, seperti masalah modeling lainnya.