Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mekanisme Pertahanan Ego Anggota Kelompok Punk dalam Menghadapi Prasangka Sosial

Izzul Jinan Isna Alluza

Abstrak


ABSTRAK

 

Alluza, Izzul Jinan Isna. 2015. Mekanisme Pertahanan Ego Anggota Kelompok Punk Dalam Menghadapi Prasangka Sosial. Skripsi, Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II)Nur Eva, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: mekanisme pertahanan ego, prasangka sosial.

 

Mekanisme pertahanan ego adalah suatu strategi pertahanan yang digunakan oleh seseorang ketika dirinya merasa terancam, terutama ego dari dalam dirinya. Mekanisme pertahanan ego ini fungsinya adalah untuk melindungi ego dalam diri seseorang yang dilakukan secara tidak sadar dan prosesnya dilakukan untuk memutar balikkan kenyataan. Tidak terkecuali bagi para anggota kelompok punk yang notabene merupakan kelompok minoritas. Prasangka sosial akan muncul dimana-mana di sekitar lingkungan kelompok punk tersebut. Prasangka sosial muncul dikarenakan selain kelompok punk merupakan kelompok minoritas, juga  individu yang berprasangka mencoba melindungi atau meningkatkan konsep diri mereka. Untuk melindungi dirinya dari prasangka sosial munculah mekanisme pertahanan ego.

Tujuan penelitian untuk mengetahui mekanisme pertahanan ego apa yang diterapkan anggota kelompok punk di ITN dalam menghadapi prasangka sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner terbuka. Jenis pengecekan keabsahan data menggunakan validasi interpretatif.

Hasil penelitian yang diperoleh adalah mekanisme pertahanan ego yang digunakan oleh subjek penelitian dalam menghadapi prasangka sosial yakni ; a. Mekanisme pertahanan ego primitif yaitu mekanisme pertahanan ego jenis regresi, b. Mekanisme pertahanan ego kurang primitif yang meliputi represi dan displacement, c. Mekanisme pertahanan ego dewasa meliputi mekanisme pertahanan ego sublimasi dan assertiveness.

Saran untuk anggota kelompok punk adalah penggunaan mekanisme pertahanan ego yang lebih dewasa (sublimasi dan assertiveness) dapat merubah persepsi masyarakat terhadap punk yang semula jelek menjadi lebih baik. Selain itu, dianjurkan untuk merubah objek dari mekanisme pertahanan ego jenis displacement yang merupakan minum minuman keras karena dapat merusak tubuh. Sedangkan untuk masyarakat, sebaiknya memahami kelompok punk secara mendalam untuk mengetahui latar belakang mereka sehingga prasangka sosial tidak muncul secara semena-mena.