Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Coaching Terhadap Peningkatan Problem Focused Coping Pengurus OSIS di SMAN 1 Purwosari

Eka Sherief Hidayatulloh

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayatulloh, Eka Sherief. 2015. Pengaruh Coaching Terhadap Peningkatan Problem Focused Coping Pengurus OSIS di SMAN 1 Purwosari. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistyorini, S.Psi, M.Psi (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: coaching, problem focused coping, pengurus OSIS.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran coping yang dilakukan pengurus OSIS SMAN 1 Purwosari dan mengungkap pengaruh coaching terhadap peningkatan problem focused coping subyek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan rancangan penelitian pre-eksperimen, dengan model desain one group pretest-posttest. Analisis uji beda dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Ms.Windows versi 21.0 dengan rumus analisis statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Variabel bebas adalah penggunaan coaching dan variabel terikat adalah problem focused coping. Subjek penelitian ini adalah Pengurus OSIS SMAN 1 Purwosari yang tergolong dalam kategori tipe emotional focused coping sebanyak 15 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuisioner Focused Coping yang merupakan adaptasi dari Ways Of Coping milik Lazarus dan Folkman (1988). Treatmen dilakukan menggunakan modul panduan pelaksanaan coaching untuk meningkatkan problem focused coping subyek penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode coaching tidak memiliki pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan problem focused coping Pengurus OSIS di SMAN 1 Purwosari (p=0,078, sig>0,05). Hasil penelitian ini yakni berupa coaching dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan problem focused coping dalam menghadapi masalah organisasi, akan tetapi perlu ada penyempurnaan terhadap metode dan waktu pelaksanaan.

Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan serta masukan kepada sekolah dan pembina organisasi khususnya dalam meningkatkan pemberian edukasi tentang tata cara berorganisasi dan penanganan terhadap berbagai masalah organisasi sehingga penyelenggaraan organisasi dapat berjalan dengan maksimal dengan terjaganya keaktifan anggota organisasi, sehingga efektivitas kinerja individu dalam organisasi dapat terus meningkat pula. Di samping itu, bagi peneliti selanjutnya bisa melakukan tindak lanjut penelitian dengan membuat inovasi metode coaching agar lebih efektif dalam meningkatkan problem focused coping pengurus OSIS.