Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pola-Pola Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Teradiksi Jejaring Sosial Di Internet

Mohammad Azam Fakhri

Abstrak


ABSTRAK

 

Fakhri, Mohammad Azam. 2014. Pola-Pola Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Teradiksi Jejaring Sosial di Internet. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan. M.Si, M.Ed, (II) Indah Yasminum Suhanti, M.Psi.

 

Kata Kunci: Pola-Pola Interaksi, Teradiksi Jejaring Sosial, Pola Interaksi Individu dengan Individu.

 

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial merupakan proses komunikasi diantara orang-orang untuk saling mempengaruhi perasaan, pikiran dan tindakan. Untuk mengetahaui apakah individu itu teradiksi jejaring sosial di internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah individu teradiksi jejaring sosial di internet dan gejala-gejala individu teradiksi jejaring sosial. Pola-pola interaksi dibagi menjadi tiga yaitu: Pola interaksi individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok.

Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas psikologi Universitas Negeri Malang, subjek tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan yang menjadi pembeda adalah individu teradiksi jejaring sosial di internet. Penelitian ini dilakukan di Warnet, Lokasi Wi-fi dan tempat kos subjek. Analisis data yang dipakai adalah analisis tematik, tematik adalah peneliti melakukan identifikasi, analisis, dan melaporkan pola-pola (tema-tema) yang ada dalam data.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua  subjek berinteraksi sosial secara individu dengan individu menggunakan chatting, comment, dan posting, individu dengan kelompok menggunakan posting, sharing, dan upload foto, kelompok dengan kelompok menggunakan comment, sharing, dan upload foto. Namun lebih cenderung berinteraksi individu dengan individu, ini dapat dilihat dari hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan. (1) Bagi mahasiswa agar menjadikan facebook sebagai media yang dapat menjadikan sumber informasi. (2) Bagi orang tua Diharapkan orang tua mengetahui gejala-gejala teradiksi jejaring sosial dan dapat mengawasi anaknya dengan cara mengetahui dampak negatif dari jejaring sosial. (3) Bagi psikolog membantu mahasiswa teradiksi jejaring sosial di internet agar dapat melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap jejaring sosial. (4) Bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian berikutnya dengan penelitian berpendekatan kuantitatif.