Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Agresi di Tempat Kerja dengan Kepuasan Kerja pada Pegawai PT.EB di Tangerang Banten

Yuanita Putri Ayuning Tyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Putri, Yuanita. A. 2015. Hubungan Antara Agresi di tempat Kerja dengan     Kepuasan Kerja  Pada Pegawai PT. EB  Tangerang Banten. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Tutut Chusniyah, M.si., (2) Farah Farida, S.Psi.,M.Psi.

Kata kunci : agresi ditempat kerja, workplace aggression, kepuasan kerja, job satisfaction.

 

Kepuasan kerja atau job satisfaction adalah persepsi perasaan individu yang positif, hasil dari gambaran terhadap pekerjaannya, yang dipengaruhi berbagai factor, salahsatu factor sosial.Ada beberapa faktor penentu kepuasan dan ketidakpuasan individu, antara lain faktor pribadi, faktor sosial, faktor budaya, faktor organisasi dan faktor lingkungan juga menjadi penentu kepuasan kerja.

Agresi di tempat kerja atau workplace aggresion merupakan hambatan atau permasalahan sosial ditempat kerja. Adanya agresi di tempat kerja juga membuat seseorang merasa tersisih dan terabaikan. Bahkan agresi di tempat kerja dapat menghambat pengaktualisasian diri dalam lingkungan kerja itu sendiri. Bentuk ketidakpuasan kerja yang terjadi pada pegawai yang masih bekerja dan memutuskan untuk tetap tinggal dalam perusahaan bisa berdampak negatif. Adanya penurunan kinerja, tingkat absen tanpa alasan yang tinggi, dan bertindak pasif yang terkesan mengabaikan perusahaan akan berdampak bagi perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) tingkat agresi kerja yang ada pada pegawai, (2) kepuasan kerja yang ada pegawai, (3) hubungan agresi di tempat kerja dengan  kepuasan kerja dalam lingkungan kerja pada pegawaipada PT. EB di Tangerang Banten, sub divisi cutting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan subjek sebanyak 53 pegawai.  Data penelitian ini berbentuk angka yang diperoleh dari skala agresi di tempat kerja dan skala kepuasan kerja melalui pengungkapan ketidakpuasan kerja. Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasional Pearson product moment dengan bantuan SPSS 16.0 for windows.

Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Agresi di tempat  kerja yang terjadi pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting secara umum dikatagorikan tinggi. (2) Kepuasan kerja yang terjadi pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting  secara umum dikatagorikan cukuprendah, berdasarkan pengukuran melalui cara pengungkapan ketidakpuasan kerja pegawai. (3) Ada hubungan signifikan antara agresi di tempat kerja dengan kepuasan kerja pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting.

Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah : (1) Pegawai perusahaan diharapkan bisa memperkecil tindak agresi yang terjadi  di tempat kerja, dengan memberikan pengarahan atau peraturan. (2) Lebih memerhatikan pengungkapan ketidakpuasan kerja pada pegawai dengan memberikan kuisioner untuk mengetahui kondisi dilapangan. Agar tidak berdampak pada tingkat pengungkapan ketidakpuasan kerja yang dapat merugikan perusahaan. (3) Bagi peneliti selajutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai atasan dan bawahan pada pegawai, atau hubungan antara penghasilan, lingkungan kerja dan pengungkapan ketidakpuasan kerja untuk memperdalam hasil. Juga, menambahkan variable lain seperti gender dan budaya organisasi untuk memperluas hasil penelitian.

Putri, Yuanita. A. 2015. Hubungan Antara Agresi di tempat Kerja dengan Kepuasan Kerja  Pada Pegawai PT. EB  Tangerang Banten. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Tutut Chusniyah, M.si., (2) Farah Farida, S.Psi.,M.Psi.

 

Kata kunci : agresi ditempat kerja, workplace aggression, kepuasan kerja, job satisfaction.

 Kepuasan kerja atau job satisfaction adalah persepsi perasaan individu yang positif, hasil dari gambaran terhadap pekerjaannya, yang dipengaruhi berbagai factor, salahsatu factor sosial.Ada beberapa faktor penentu kepuasan dan ketidakpuasan individu, antara lain faktor pribadi, faktor sosial, faktor budaya, faktor organisasi dan faktor lingkungan juga menjadi penentu kepuasan kerja.

Agresi di tempat kerja atau workplace aggresion merupakan hambatan atau permasalahan sosial ditempat kerja. Adanya agresi di tempat kerja juga membuat seseorang merasa tersisih dan terabaikan. Bahkan agresi di tempat kerja dapat menghambat pengaktualisasian diri dalam lingkungan kerja itu sendiri. Bentuk ketidakpuasan kerja yang terjadi pada pegawai yang masih bekerja dan memutuskan untuk tetap tinggal dalam perusahaan bisa berdampak negatif. Adanya penurunan kinerja, tingkat absen tanpa alasan yang tinggi, dan bertindak pasif yang terkesan mengabaikan perusahaan akan berdampak bagi perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) tingkat agresi kerja yang ada pada pegawai, (2) kepuasan kerja yang ada pegawai, (3) hubungan agresi di tempat kerja dengan  kepuasan kerja dalam lingkungan kerja pada pegawaipada PT. EB di Tangerang Banten, sub divisi cutting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan subjek sebanyak 53 pegawai.  Data penelitian ini berbentuk angka yang diperoleh dari skala agresi di tempat kerja dan skala kepuasan kerja melalui pengungkapan ketidakpuasan kerja. Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasional Pearson product moment dengan bantuan SPSS 16.0 for windows.

Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Agresi di tempat  kerja yang terjadi pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting secara umum dikatagorikan tinggi. (2) Kepuasan kerja yang terjadi pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting  secara umum dikatagorikan cukuprendah, berdasarkan pengukuran melalui cara pengungkapan ketidakpuasan kerja pegawai. (3) Ada hubungan signifikan antara agresi di tempat kerja dengan kepuasan kerja pada pegawai PT. EB  di Tangerang Banten sub divisi cutting.

Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah : (1) Pegawai perusahaan diharapkan bisa memperkecil tindak agresi yang terjadi  di tempat kerja, dengan memberikan pengarahan atau peraturan. (2) Lebih memerhatikan pengungkapan ketidakpuasan kerja pada pegawai dengan memberikan kuisioner untuk mengetahui kondisi dilapangan. Agar tidak berdampak pada tingkat pengungkapan ketidakpuasan kerja yang dapat merugikan perusahaan. (3) Bagi peneliti selajutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai atasan dan bawahan pada pegawai, atau hubungan antara penghasilan, lingkungan kerja dan pengungkapan ketidakpuasan kerja untuk memperdalam hasil. Juga, menambahkan variable lain seperti gender dan budaya organisasi untuk memperluas hasil penelitian.