Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kecemasan Warga Binaan Pemasyarakatan Pada Saat Tes Darah Voluntary Counseling and Testing di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang

Fiolita Indah Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitasari, Fiolita I. Kecemasan Warga Binaan Pemasyarakatan Pada Saat Tes Darah Voluntary Counseling and Testing di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof.  Dr.  Fattah  Hanurawan,  M.Si,  M.Ed,  (II)  Gamma  Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi.

Kata kunci: kecemasan dan tes darah voluntary counseling and testing.

Kecemasan dapat dicirikan secara fisik, behavioral, dan juga psikologis. Hal yang khas sering muncul dalam kasus kecemasan dalam tes darah voluntary counseling and testing (VCT) pada warga binaan pemasyarakatan adalah bahwa warga binaan pemasyarakatan biasanya cenderung takut akan tes darah yang akan dilakukan. Warga binaan pemasyarakatan yang mengalami kecemasan pada saat pengambilan darah umumnya takut akan jarum suntik yang akan digunakan untuk pengambilan darah dan warna darah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan,bentuk kecemasan, dan  dampak kecemasan  pada saat  tes  darah  voluntary counseling  and testing (VCT). Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah warga binaan pemasyarakatan yang mengalami kecemasan pada saat tes darah voluntary counseling and testing(VCT) dengan menggunakan kuisioner, observasi, dan juga teknik wawancara mendalam sebagai alat pengumpul data. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis tematik.Validitas yang digunakan adalah validitas interpretif.

Hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa seluruh subjek mengalami kecemasan dalam taraf yang berat dampak yang ditimbulkan adalah susah  tidur,  muntah,  diare,  tangan  bengkak,  serta  sering  terbangun  dari  tidur ketika malam hari. Dua dari ketiga subjek melakukan tindakan untuk mengurangi kecemasan. Maka dari itu dengan adanya penelitian ini diharapkan mengurangi timbulnya kecemasan yang berlebihan ketika tes darah dilakukan dalam rangkaian voluntary counseling and testing (VCT) yang dirasakan oleh warga binaan pemasyarakatan.