Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Dukungan Sosial dan Konsep Diri dengan Kecemasan Menarche pada Siswi Kelas VII di SMPN 12 Malang

Zabrina Intan Suwitri

Abstrak


ABSTRAK

 

Suwitri, Zabrina Intan. 2015. Hubungan Dukungan Sosial dan Konsep Diri dengan Kecemasan Menarche pada Siswi Kelas VII di SMPN 12 Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: dukungan sosial, konsep diri, kecemasan, dan menarche.

 

Menarche adalah peristiwa ketika seorang anak perempuan mengalami haid atau menstruasi untuk pertama kali. Hal ini dapat menimbulkan kecemasan pada sebagian remaja. Dukungan sosial dan konsep diri menjadi hal penting dalam kaitannya dengan kecemasan menarche. Dukungan sosial dapat memgurangi kecemasan remaja yang sedang mengalami menarche karena dengan adanya dukungan dari orang-orang disekelilingnya remaja akan merasa dirinya dicintai dan diperhatikan. Selain itu, konsep diri juga berpengaruh terhadap kecemasan menarche, dimana jika seorang remaja putri memiliki konsep diri positif maka kecemasannya akan berkurang, sedangkan jika seorang remaja putri memiliki konsep diri negatif maka kecemasannya cenderung bertambah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai dukungan sosial siswi kelas VII di SMPN 12 Malang, gambaran mengenai konsep diri siswi kelas VII di SMPN 12 Malang, gambaran kecemasan menarche, hubungan dukungan sosial dan kecemasan menarche siswi kelas VII di SMPN 12 Malang, hubungan konsep diri dan kecemasan menarche siswi kelas VII di SMPN 12 Malang, dan hubungan dukungan sosial dan konsep diri dengan kecemasan menarche pada siswi kelas VII di SMPN 12 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan korelasional dengan subyek sebanyak 80 siswi kelas VII SMPN 12 Malang. Pengambilan data penelitian menggunakan skala dukungan sosial, skala konsep diri, dan skala kecemasan menarche.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cukup banyak siswi kelas VII di SMPN 12 Malang, (1) memiliki dukungan sosial rendah, (2) memiliki konsep diri rendah, (3) memiliki kecemasan rendah, (4) tidak ada hubungan yang antara dukungan sosial dengan kecemasan menarche dengan nilai r = -0,171 dan p = 0,128 > 0,05 (5) ada hubungan yang negatif antara konsep diri dengan kecemasan menarche dengan nilai r = -0,248 dan p = 0,027 < 0,05 (6) ada hubungan antara dukungan sosial dan konsep diri dengan kecemasan menarche dengan nilai R = 0,234 dan fh > ft (2,291 > 2,07).

Saran yang dapat diberikan adalah diharapkan siswi lebih aktif menambah pengetahuan dan informasi dalam masalah pubertas, orangtua dan sekolah dapat menjadi tempat bagi remaja putri untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperluas wilayah penelitan dan melakukan penelitian dengan menambahkan variabel yang berbeda agar dapat mendeskripsikan kecemasan menarche.