Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EFEKTIFITAS VIDEO MEMBACA EKSPRESI WAJAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL EMOSI PADA ANAK AUTIS

Karina Risti Pradipta

Abstrak


ABSTRAK

 

Pradipta, R. Karina. 2014.Efektifitas Video Membaca Ekspresi Wajah dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Emosi Pada Anak Autis. Skripsi. Jurusan Psikologi. Fakultas Pendidikan Psikologi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Diyah Sulistiyorini, S.Psi, M.Psi, (2) Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: kemampuan mengenal emosi, anak dengan autisme, video membaca ekspresi wajah

 Autisme merupakan salah satu bentuk gangguan tumbuh kembang, berupa sekumpulan gejala akibat adanya kelainan syaraf-syaraf tertentu yang menyebabkan fungsi otak tidak bekerja secara normal sehingga mempengaruhi tumbuh kembang, kemampuan komunikasi, dan kemampuan interaksi sosial seseorang. Secara khas gangguan yang termasuk dalam kategori ini ditandai dengan distorsi perkembangan fungsi psikologis dasar majemuk yang meliputi perkembangan ketrampilan sosial dan berbahasa, seperti perhatian, persepsi, daya nilai terhadap realitas, dan gerakan-gerakan motorik.

Video Membaca Ekspresi Wajah adalah sebuah video yang berisikan sepuluh gambar ekspresi wajah yang berbeda-beda. Ekspresi yang digunakan adalah marah, sedih, bahagia/senang, takut, bersalah, bersemangat, terkejut, lelah, bingung, dan bosan. Pada setiap dibawah gambar wajah yang ditunjukkan akan tampil pilihan jenis emosi yang mungkin beserta jawabannya. Video ini dirancang dengan tujuan dapat meningkatkan kemampuan mengenal emosi. Yang dimaksud dengan mengenal emosi dalam penelitian ini adalah  anak mampu membedakan jenis emosi sekalipun dari ekspresi wajah yang berbeda, serta mampu melabeli setiap emosi yang muncul baik dalam diri sendiri maupun orang lain. Jenis-jenis emosi yang diharapkan mampu mengenali kesepuluh emosi yang ditunjukkan dalam video tersebut.

Tujuandaripenelitianiniadalahuntuk melihat efektifitas media Video Membaca Ekspresi Wajah dan meningkatkan kemampuan mengenal emosi pada anak dengan autisme.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen kuasi. Desain penelitian eksperimen kuasi dipilih karena dalam pemilihan subyek tidak dilakukan randomisasi. Jumlah subyek dalam penilitian ini anak n kecil yakni n =3. Subyek yang telah dipilih selanjutnya diberi pretest¸perlakuan, kemudian posttest,

Hasil pretest dan posttest yang didapat kemudian dilakukan uji statistic nonparametrik Wilcoxon untuk melihat perubahan sebelum dansesudah perlakuan serta melihat keefektifan media. Hasil uji statistic didapatkan nilai p = 0.102 dengan signifikansi p